Rabu, 29 April 2026

Mitos Soal Perawatan Bayi Baru Lahir dan Faktanya

Kelahiran bayi memang membahagiakan sekaligus menimbulkan perasaan bingung tentang cara merawatnya.

Editor: suhendri
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Bayi yang baru lahir memakai pelindung wajah atau face shield di ruangan Perina di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2020). Rumah Sakit Ibu dan Anak Tambak, mulai 12 April membuat kebijakan bahwa bayi yang baru lahir di RS tersebut dipakaikan alat pelindung wajah (face shield), penggunaan pelindung wajah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19. 

Jadi ada banyak waktu untuk bonding orangtua dan si kecil berkembang secara alami.

7. MITOS: Satu-satunya alasan bayi menangis adalah karena dia lapar

FAKTA: Tentu saja dia meratap ketika dia membutuhkan susu.

Tetapi kenyataannya adalah ada banyak kemungkinan di balik air matanya.

Dia mungkin saja merasa tidak nyaman, takut, atau bosan.

Menangis merupakan satu-satunya cara ia berkomunikasi sehingga kita harus belajar mengartikannya.

8. MITOS: Bayi selalu membentuk ikatan yang lebih kuat dengan Ibu daripada dengan Ayah

FAKTA: Itu sebagian besar karena ibu biasanya menghabiskan lebih banyak waktu dengan bayi mereka dibandingkan dengan ayah.

Tetapi jika para ayah sama-sama mengerjakan tugas perawatan bayi, mereka juga akan memiliki ikatan yang kuat dengan si kecil. (Kompas.com/Dian Reinis Kumampung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 9 Mitos Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir dan Faktanya

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved