Kamis, 30 April 2026

Segini Kocek yang Harus Kita Rogoh Jika Transmisi CVT Kalau Jebol

Perpindahan gigi pada transmisi CVT (Continuously Variable Transmission), memang terasa lebih halus dan minim getaran.

Tayang:
Editor: Evan Saputra
Dok / OTOMOTIF
Kerusakan belt atau pully kerap terjadi pada transmisi CVT 

Contohnya seperti sering berakselerasi mendadak, berhenti lama dengan kondisi masih masuk persneling dan sebagainya. Namun seperti disinggung sebelumnya, penggantian belt dan pulley tak bisa dilakukan sembarangan.

“Karena konstruksinya satu kesatuan utuh, penggatian komponen CVT tak bisa dilakukan terpisah,”

“Pada beberapa kasus kerusakan, terpaksa harus mengganti unit transmisinya utuh,” jelas Agung Saputro, Workshop Manager Honda Megatama, Kalimalang, Jakarta Timur.

Sebagai gambaran, penggantian unit transmisi CVT bisa memakan biaya hingga puluhan juta rupiah.

“Kalau baru, bisa menyentuh angka Rp 20 hingga 30 juta,” ujar Fajar.

Malah pada mobil premium, nilainya bisa di atas Rp 50 jutaan. Wooww..!

Sehingga tak heran jika banyak pemilik mobil yang beralih pada transmisi CVT copotan.

“Untuk Honda Jazz, Freed dan Nissan Grand Livina atau Livina, transmisi copotannya berkisar antara Rp 6 hingga 15 juta, tergantung kondisi,” tambah Fajar.

Ia juga mengatakan bahwa usia pakai transmisi CVT berkisar 6 hingga 8 tahun, jika dirawat dengan baik.

Sehingga tak heran jika mahalnya perbaikan transmisi CVT, manjadi momok bagi pemilik mobil dengan transmisi CVT.

Padahal, banyak produsen mobil yang memilih menggunakan transmisi CVT, seperti Honda Jazz, Freed, CR-V, Nissan Livina dan X-Trail hingga Datsun Go.

“Kerusakan parah pada transmisi CVT cukup jarang terjadi, mungkin hanya pada kasus tertentu saja, selebihnya aman-aman saja,”

“Tentunya jika dirawat dengan baik, transmisi CVT bisa awet dan bebas masalah,” ujar Yulian Karfili, Public Relation Manager PT Honda Prospect Motor.

Mekanisme transmisi jenis CVT
Mekanisme transmisi jenis CVT (Dok. OTOMOTIF)

Langkah terbaik bagi pemilik mobil dengan transmisi CVT adalah dengan memperhatikan perawatan berkala.

Perlu dicermati juga, bahwa pelumas transmisi CVT berbeda dengan pelumas transmisi otomatis konvensional.

Sumber: Otomotif Net
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved