Kamis, 7 Mei 2026

Segini Kocek yang Harus Kita Rogoh Jika Transmisi CVT Kalau Jebol

Perpindahan gigi pada transmisi CVT (Continuously Variable Transmission), memang terasa lebih halus dan minim getaran.

Tayang:
Editor: Evan Saputra
Dok / OTOMOTIF
Kerusakan belt atau pully kerap terjadi pada transmisi CVT 

CVT menggunakan CVT Fluid, sedangkan transmisi otomatis konvensional pakai Automatic transmission Fluid atau ATF.

Hal tersebut dikarenakan pelumas CVT memiliki spesifikasi dan aditif tertentu untuk mendukung kinerjanya, sehingga tidak disarankan menggunakan pelumas transmisi otomatis konvensional untuk CVT.

”Karena akan mengganggu kinerja komponen internal CVT. Jadi, jangan sampai salah beli,” tambah Hermas yang juga menyarankan penggantian pelumas CVT setiap 40 ribu sampai 50 ribu kilometer.

SUMBER: Otomotifnet.com

Sumber: Otomotif Net
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved