KENALI Fakta-fakta Jamur Enoki yang Ditarik dari Pasaran
Jamur enoki yang tercemar bakteri listeria bisa menyebabkan penyakit listeriosis dan penyakit listeriosis ini juga bisa menyebabkan kematian.
BANGKAPOS.com - Jamur enoki kini sedang naik daun.
Banyak orang mencari jamur enoki untuk diolah menjadi berbagai panganan.
Kini banyak yang mengolah jamur enoki dengan resep khas Korea Selatan seperti sup sundubu jjigae.
Jamur enoki juga sering menjadi pelengkap menu suki hingga shabu-shabu.
Kini sedang nge-trend, jamur enoki justru ditarik dari pasaran Indonesia.
Mengapa jamur enoki yang sedang jadi laris manis ini ditarik dari peredaran?
Inilah sejumlah fakta jamur enoki yang ditarik dari peredaran yang berhasil dirangkum TribunStyle.com:
1. Tercemar bakteri listeria
Terkuaknya fakta tentang jamur enoki yang tercemar bakteri listeria berawal dari laporan International Food Safety Authority Network (INFOSAN) melalui Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF), tentang kejadian luar biasa di Amerika Serikat, Kanada dan Australia .
Laporan itu menyebut orang-orang jatuh sakit setelah mengonsumsi jamur enoki asal Korea Selatan.
Penyakit itu disebabkan jamur enoki asal Korea Selatan yang tercemar bakteri listeria monocytogenes.
Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian telah menguji sampel jamur enoki asal Korea Selatan.
Hasil pengujian, 5 lot tidak memenuhi persyaratan karena terdeteksi mengandung bakteri listeria monocytogenes dengan kisaran 1,0 x 104 hingga 7,2 x 104 colony/g.
Jumlah tersebut dinyatakan melewati ambang batas aman untuk dikonsumsi.
2. Asal jamur enoki yang ditarik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mengulik-5-fakta-jamur-enoki-yang-ditarik-dari-peredaranmiliki-dampak-buruk-untuk-kesehatan.jpg)