Rabu, 10 Juni 2026

Awas, GERD Bisa Menimbulkan Komplikasi Berbahaya

Gastroesofageal refluks (GER) adalah suatu kelainan pada sfingter (katup) esofagus yang lemah dan mengakibatkan asam lambung naik ke kerongkongan

Tayang:
Editor: suhendri
www.freepik.com
Ilustrasi 

* Esofagitis, radang pada esofagus atau kerongkongan karena iritasi dari asam lambung. Kondisi ini dapat mengakibatkan perdarahan dan tukak, lalu berkembang menjadi prekanker karena perubahan lapisan (epitel) esofagus (Barrett's esophagus)

* Penyempitan esofagus karena iritasi yang bersifat kronis

* Pneumonia dan masalah respirasi yang lain

* Kanker esofagus karena perkembangan dari barrett’s esophagus

Cara mengobati GERD

Melihat berbagai komplikasi penyakit yang mungkin timbul, GERD perlu ditangani dengan tepat.

Melansir Buku Deteksi Dini & Atasi 31 Penyakit Bedah Saluran Cerna (Digestif) (2017) oleh Dr. dr. Adeodatus Yuda Handaya, SpB-KBD, secara garis besar penatalaksanaan atau pengobatan GERD dapat ditempuh lewat tiga jalur.

1. Perubahan gaya hidup

Perubahan gaya hidup perlu dilakukan untuk mengurangi intensitas refluks atau menekan kerusakan pada lapisan esofagus akibat paparan asam lambung.

Berikut ini perubahan gaya hidup yang dianjurkan untuk mengobati GERD atau supaya gejala GERD tak kambuh lagi:

* Menurunkan berat badan

* Menghindari penggunaan korset perut terlalu ketat

* Tetap posisi berdiri atau tegak 3-4 jam setelah makan

* Tidak merokok atau menghindari lingkungan perokok

* Tidur dengan bantal atau kepala sedikit lebih tinggi

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved