Virus Corona di Bangka Belitung
Hasil Rapid Test Non Reaktif, Guru Belitung Timur Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Uji Swab
Pasien terkonfirmasi positif THS warga Manggar Belitung Timur awalnya melakukan rapid test di RSUD Belitung Timur pada 15 Juli 2020 lalu.
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Pasien terkonfirmasi positif THS warga Manggar Belitung Timur awalnya melakukan rapid test di RSUD Belitung Timur pada 15 Juli 2020 lalu.
Hasil rapid testnya menunjukkan non-reaktif. Tapi setelah dilakukan uji swab ternyata THS terpapar virus corona.
"Jadi memang hasil rapid test tidak bisa dijadikan acuan untuk menentukan seseorang bebas corona," kata Direktur RSUD Belitung Timur dr Cahyo Purnomo saat press conference di Media Center Covid-19, Sabtu (18/7/2020).
dr Cahyo mengatakan walaupun hasil rapid test THS non-reaktif tapi ia juga mengalami gejala klinis yang mengarah ke Covid-19. Karena itu langsung dilakukan pengambilan sampel swab pada 16 dan 17 Juli 2020.
"Ia demam tujuh hari, batuk berdahak, dan mual-mual. Sampai sekarang masih ada gejala tersebut tapi kondisinya stabil," tambah dr Cahyo.
Sebelumnya diberitakan seorang guru di satu sekolah di Manggar Belitung Timur bernama THS dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, Sabtu (18/7/2020).
Asisten I bidang Pemerintah dan Sosial Sayono mengatakan pasien tersebut merupakan lelaki berusia 52 tahun dan merupakan warga Desa Padang Manggar, Belitung Timur.
"Pasien THS diketahui pernah melakukan perjalanan ke Palembang dari 1-6 Juli 2020 lalu ke Pulau Bangka dari 7-9 Juli 2020. Kemudian pada 15 Juli 2020 THS datang ke RSUD Belitung Timur untuk memeriksakan diri karena mengalami gejala demam tujuh hari disertai batuk berdahak dan mual," kata Sayono saat press conference di Media Center Covid-19, Sabtu (18/7/2020).
Sayono menjelaskan saat THS ke RSUD Belitung Timur memeriksakan diri, ia juga sempat dilakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif.
Namun karena THS memiliki gejala klinis yang mengarah ke covid-19, maka pada 16 dan 17 Juli 2020 dilakukan tes swab.
"Tadi pagi pukul 08.00 WIB dikirim ke RSUD Marsidi Judono untuk dilakukan pemeriksaan TCM Xpert Xpress. Pukul 11.00 WIB sudah ada hasilnya dan terkonfirmasi positif," kata Sayono sembari mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dari RSUD Marsidi Judono sehingga hasil swab bisa cepat diketahui.
Direktur RSUD Belitung Timur dr Cahyo Purnomo yang ikut mendampingi Sayono mengatakan sekarang THS sudah berada di ruang isolasi RSUD Belitung Timur dan dalam keadaan stabil.
"Gejala masih ada sampai sekarang tapi kondisinya stabil. Sudah kami lakukan perawatan," kata dr Cahyo.
Lebih lanjut, Sayono mengimbau masyarakat Belitung Timur agar selalu melaksanakan protokol kesehatan di manapun dan kapan pun.
"Tetap jaga jarak, cuci tangan, dan selalu memakai masker," pesan Sayono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/direktur-rsud-beltim-dr-cahyo-purnomo.jpg)