Minggu, 19 April 2026

Gara-Gara Tahi Ayam Urusan Jadi Ribet, Warga Ini Keluar Masuk Rumah Loncat Pagar Setinggi 1 Meter

Tetangganya sering menginjak tahi ayam saat melewati jalan di depan rumah Wisnu. Karenanya tetangganya itu kemudian membantun tembok setinggi 1 meter

Editor: Hendra
(KOMPAS.COM/MITA)
Rumah Wisnu Widodo di Kabupaten Ponorogo yang dipagar oleh tetangganya dengan tembok bata setinggi 1 meter karena sering menginjak tahi ayam.Meski pengadilan Negeri Ponorogo memenangkan pihak Wisnu, namun Mistun masih engan membongkar tembok. 

BANGKAPOS.COM, PONOROGO,  -  Gara-gara ayam peliharaannya buang kotoran hingga ke jalan, Wisnu Widodo warga Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur jadi sulit keluar masuk rumahnya.

Pasalnya tetangganya kesal gara-gara tahi ayamnya, lalu membangun tembok setinggi 1 meter tepat di depan rumah Wisnu.

Tembok setinggi 1 meter itu dibangun tetangganya berinisial M di atas lahan milik Desa.

Namun, M menurut Wisnu telah mengklaim bahwa tembok itu dibangun di atas lahan miliknya.

"Pagar tembok itu dibangun sejak tahun 2017 lalu," kata Wisnu saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Pagar tembok setinggi 1 meter itu membuat Widodo kesulitan untuk masuk dan keluar rumah.

Ia terpaksa menggunakan kursi kayu sebagai pijakan untuk melompati tembok itu.

Sebenarnya, ada akses alternatif yang bisa dilewati Wisnu tanpa harus melompati tembok tersebut.

Akan tetapi, jalur alternatif yang merupakan gang di samping rumahnya itu hanya selebar badan orang dewasa.

"Ya sulit kalau begitu mau masuk rumah,” imbuhnya.

Gara-gara tahi ayam

Kepala Desa Gandukepuh Suroso mengatakan, masalah pembangunan pagar tembok itu disebabkan masalah sepele.

Suroso menceritakan, Wisnu memelihara ayam pada 2016.

Saat itu, M bersama suaminya sering menginjak tahi ayam saat melewati jalanan di depan rumah Wisnu.

Karena kesal, M membangun pagar tembok di depan rumah Wisnu pada 2017.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved