HRD Gadungan Perdaya Belasan Gadis Desa, Korban Diminta Bugil dan Disetubuhi, Begini Kronologinya
HRD Gadungan Perdaya Belasan Gadis Desa, Korban Diminta Bugil dan Disetubuhi, Begini Kronologinya
BANGKAPOS.COM -- Sungguh Biadab! Menyamar Jadi HRD Gadungan dan Iming-iming Beri Lowongan Kerja, Belasan Gadis Disuruh Lepas Busana Saat Seleksi Kerja Sampai Berakhir Disetubuhi
Kasus pelecehan seksual berkedok penipuan kembali terjadi.
Jika kemarin heboh penipuan riset untuk menjaring korban pelecehan seksual, kali ini modus operandi yang dilakukan oleh pelaku sedikit berbeda.
Seorang pria mengaku berprofesi sebagai staf HRD (Human Resource Department) dan membagikan lowongan kerja.
Pria itu bernama Suherman, yang merupakan seorang HRD gadungan.
Ia mengaku-ngaku bekerja di sebuah perusahaan susu di Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat.
Suherman mengaku sebagai staf HRD untuk mengelabui belasan wanita yang menjadi korbannya.
Penipuannya berhasil, belasan gadis desa terperdaya olehnya.
Tak hanya itu, pria berusia 24 tahun itu juga mengajak wanita yang sudah menjadi incarannya untuk bertemu hingga berhubungan badan.
Saat ini, pria yang berprofesi sebagai sopir angkot itupun telah berhasil diamankan oleh polisi.
Rupanya, pawa wanita ini masuk dalam perangkap yang sudah direncanakan oleh pelaku.
Para wanita yang berniat mencari pekerjaan ini malah dimangsa oleh Suherman untuk melayaninya diatas ranjang.
Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Marzuki menjelaskan modus yang dilakukan oleh pelaku sehingga para korban masuk dalam perangkap yang dibuat oleh pelaku.
Menurutnya, pelaku mulanya memasang iklan lowongan kerja di akun Facebook (FB) palsu yang dibuatnya.
Kemudian, banyak perempuan yang tertarik dengan lowongan kerja yang dipajang oleh pelaku diakun fb paslunya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapolres-cimahi-akbp-m-yoris-marzuki.jpg)