Minggu, 19 April 2026

Pengunjung Pantai Terseret Arus

BREAKING NEWS, Sugiono Berhasil Ditemukan Mengapung di Titik Tenggelam

Selama kurang lebih dua Jam, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Sugiono (52) korban tenggelam dalam kondisi sudah meninggal dunia

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Ist/Kades Bakit Rusli
Sugiono (52) korban tenggelam di Pantai Tanjung Ru, Bakit, Parittiga, Bangka Barat, sudah meninggal dunia, Senin (17/8/2020) pukul 08.30 WIB. 

Camat Parittig  Madirisa menyebut kala itu, Sugiono dan dua anaknya tengah berlibur dan mandi di sekitar Pantai Tanjung Ru, Desa Bakit Kecamatan Parittiga.

Tiba tiba arus menyeret dua anak Sugiono.

Mengetahui kedua anaknya terancam, Sugiono pun mencoba memberikan pertolongan.

Namun nahas, Sugiono yang berusaha memberikan pertolongan justru terseret arus dan menghilang sampai saat ini.

"Saya dapat informasi sekitar pukul 13.30 WIB. Informasinya bapaknya itu (Sugiono-red) juga turut terseret arus waktu mau menolong anaknya. Kalau di Tanjung Ru itu arusnya memang kuat," ujar Madirisa

Hingga berita ini diturunkan, bangkapos.com terus berupaya mengumpulkan informasi terkait kelanjutan upaya pencarian Sugiono ini kepada pihak terkait.

Masih Dalam Pencarian

Sebelumnya, tiga orang pengunjung Pantai Tanjung Ru, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, dikabarkan terseret arus, Minggu (16/8/2020)

Informasi yang diperoleh harian ini hingga Minggu petang tadi, dari tiga korban tersebut, dua di antaranya sudah ditemukan.

Keduanya merupakan anak Sugiono.

Sementara, Sugiono masih dalam pencarian, tim gabungan Polsek Jebus.

Madirisa membenarkan kabar adanya pengunnjung yang terseret arus di pantai Tanjung Ru tersebut.

Proses pencarian korban terseret arus di Perairan Tanjung Ru, Desa Bakit, Minggu (16/8/2020)
Proses pencarian korban terseret arus di Perairan Tanjung Ru, Desa Bakit, Minggu (16/8/2020) (ist/Camat Parittiga)

Identitas Korban

Jajaran Polsek Jebus membeberkan kronologis serta identitas para korban yang terseret di pantai Tanjung Ru, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (16/8/2020) sore tadi.

Ketiga korban adalah Sugiyono (52), Anaknya Jihad (11) dan keponakannya Alfin (13). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Parittiga.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved