Pengunjung Pantai Terseret Arus
BREAKING NEWS, Sugiono Berhasil Ditemukan Mengapung di Titik Tenggelam
Selama kurang lebih dua Jam, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Sugiono (52) korban tenggelam dalam kondisi sudah meninggal dunia
Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Camat Parittig Madirisa menyebut kala itu, Sugiono dan dua anaknya tengah berlibur dan mandi di sekitar Pantai Tanjung Ru, Desa Bakit Kecamatan Parittiga.
Tiba tiba arus menyeret dua anak Sugiono.
Mengetahui kedua anaknya terancam, Sugiono pun mencoba memberikan pertolongan.
Namun nahas, Sugiono yang berusaha memberikan pertolongan justru terseret arus dan menghilang sampai saat ini.
"Saya dapat informasi sekitar pukul 13.30 WIB. Informasinya bapaknya itu (Sugiono-red) juga turut terseret arus waktu mau menolong anaknya. Kalau di Tanjung Ru itu arusnya memang kuat," ujar Madirisa
Hingga berita ini diturunkan, bangkapos.com terus berupaya mengumpulkan informasi terkait kelanjutan upaya pencarian Sugiono ini kepada pihak terkait.
Masih Dalam Pencarian
Sebelumnya, tiga orang pengunjung Pantai Tanjung Ru, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, dikabarkan terseret arus, Minggu (16/8/2020)
Informasi yang diperoleh harian ini hingga Minggu petang tadi, dari tiga korban tersebut, dua di antaranya sudah ditemukan.
Keduanya merupakan anak Sugiono.
Sementara, Sugiono masih dalam pencarian, tim gabungan Polsek Jebus.
Madirisa membenarkan kabar adanya pengunnjung yang terseret arus di pantai Tanjung Ru tersebut.
Identitas Korban
Jajaran Polsek Jebus membeberkan kronologis serta identitas para korban yang terseret di pantai Tanjung Ru, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (16/8/2020) sore tadi.
Ketiga korban adalah Sugiyono (52), Anaknya Jihad (11) dan keponakannya Alfin (13). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Parittiga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tenggelam-a.jpg)