1 Muharram di Daerah ini Dirayakan Seperti Idul Fitri, Warga Bertamu dan Makan Ketupat
1 Muharram di Daerah ini Dirayakan Seperti Idul Fitri, Warga Bertamu dan Makan Ketupat
BANGKAPOS.COM -- Tahun Baru Islam 1 Muharram Hijriah jatuh pada 20 Agustus 2020 sesuai kalender yang ditetapkan pemerintah Indonesia.
Bulan Muharram dianggap bulan suci selain bulan Ramadan bagi umat Islam.
Muharram sendiri artinya 'terlarang'.
Dihimpun dari berbagai sumber, dikatakan bahwa melakukan maksiat pada bulan Muharram dosanya lebih besar dibandingkan bulan-bulan lain.
Namun demikian, ada satu amalan yang jika dilakukan juga mendapat ganjaran yang lebih besar.
Amalan tersebut adalah puasa Asyura.
Puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram.
Dari hadis riwayat Muslim,
“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)
Kesempatan yang sangat baik nih untuk menghapus dosa setahun terakhir.
Pasti dosa kita sudah nggak terhitung lagi, kan?
Jika puasa ini berlaku bagi seluruh umat muslim di dunia, beda halnya dengan ritual atau tradisi.
Di sejumlah daerah di Indonesia, diadakan pawai obor.
Persis seperti malam takbiran, warga akan berkeliling jalan kaki atau naik mobil sambil membawa obor dan melantunkan puja-puji kepada Allah SWT.
Ada juga tradisi tapa bisu di lingkungan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pemecahan-rekor-muri-kue-bolu-terbesar.jpg)