Pendaki Bukit Maras Hilang
Profil Bukit Maras Tempat Hilangnya Pendaki Hermansyah Putra, Pesonanya Memang Sulit Ditolak
Bagi yang hobi berpetualangan dan mendaki, Bukit Maras memiliki ketinggian 669Mdpl juga merupakan puncak tertinggi di Pulau Bangka
Penulis: Ardhina Trisila Sakti CC | Editor: Ardhina Trisila Sakti
"Kita harus hati hati, supaya tidak terjadi kecelakan dan kaki kram, selalu menyiapkan peralatan kesehatan, untuk pertolongan pertama," ujar Defri, Sabtu (4/7/2020)
Sejak beberapa bulan kemarin Bukit Maras ini ditutup saat musim pandemi covid-19, sehingga banyak masyarakat harus yang perlu liburan untuk menenangkan pikiran setelah beberapa bulan di rumah.
"Mungkin mereka termotivasi dengan trek seperti ini, sehingga banyak yang berlibur ke sini, tempat ini juga sangat direkomendasikan bagi masyarakat mau berlibur sambil berolahraga," tambahnya.
Saat di puncak Bukit Maras banyak menemukan para pendaki yang datang dari beberapa daerah baik dari Pangkalpinang, Sungailiat, maupun dari Koba Bangka Tengah.
Mereka ke sini untuk refreshing. Selain para karyawan swasta, orang dewasa, terdapat juga anak sekolah mulai dari SMP maupun SMA yang mendaki ke Puncak Maras.
Sementara Amar anak usia sekolah dasar mengatakan merasa senang saat sampai di puncak Bukit Maras, walapun harus bersusah payah menaklukan trek jalan berbatuan dan curam.
"Senang banget, baru pertama kali ini pun diajak ayah dan teman temannya, tadi susah jalannya Alhamdulillah bisa dilewati, agak sedih susah sih," ujar Amar.
Sesampainya di puncak langsung disuguhkan dengan alam yang indah serta sunset yang begitu jelas serta suhu yang dingin dengan angin yang kencang.
Simak video selengkapnya:
Bukit Maras tertinggi di Pulau Bangka. rasa capek selama mendaki akan terbayar lunas saat mencapai puncak.
Sesampainya di puncak kita akan disugukan dengan pemandangan hutan yang indah dan akan sambut Sunset yang bergitu jelas terlihat.
Saat di puncak Maras ini para pendaki bisa mendirikan tenda, tepat di puncak itu terdapat tanah datar yang tidak begitu luas dengan permukaan berbatuan dan rumput.
Di sana hanya bisa mendirikan tenda kurang lebih sekitar 10 tenda saja, memang begitu karena terdapat jurang di sekeliling daerah itu.
Setelah 4 jam perjalanan yang melelahkan akhirnya sampai juga di Puncak Maras.
Rasa capek hilang seketika saat kaki telah menapak di puncak. Pemandangannya indah, apalagi saat sunset.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/berbura-kecamatan-riausilip.jpg)