Rabu, 8 April 2026

Halalkan Segala Cara, Ini Daftar Pembunuhan yang Pernah Dilakukan Agen Mata-mata Mossad

Agen Mossad diketahui telah melakukan berbagai operasi pembunuhan, termasuk pada tokoh-tokoh

Editor: Iwan Satriawan
Middle East Monitor
Mossad 

BANGKAPOS.COM- Diantara dinas rahasia yang  kesohor di dunia, Mossad menduduki posisi puncak .

Mossad, merupakan intelejen Israel yang terkenal di dunia sebagai 'mesin pembunuh rahasia' paling efektif.

Agen Mossad diketahui telah melakukan berbagai operasi pembunuhan, termasuk pada tokoh-tokoh Palestina.

Waddie Haddad adalah salah satu orang paling dicari di dunia dan pernah menjadi incaran agen rahasia Israel tersebut untuk dibunuh.

Bagaimana kisah perburuan Waddie Haddad dan siapa saja yang pernah menjadi sasaran agen Mossad?

Israel, negara yang lahir dari pertumpahan darah, memang telah menjadi pemimpin dunia dalam pembunuhan.

Agen rahasia Mossad tidak hanya membunuh lebih banyak orang daripada agen negara lain mana pun sejak Perang Dunia II, tetapi kecepatannya meningkat pesat, dengan sekitar 800 operasi dalam dekade terakhir.

Jumlah kematian tidak akan pernah diketahui secara pasti, tetapi diyakini jumlahnya mencapai ribuan.

Melansir Daily Mail (28/7/2018), berikut ini daftar beberapa aksi pembunuhan yang pernah dilakukan agen Mossad.

Waddie Haddad, pendiri Front Populer untuk Pembebasan Palestina

Empat puluh tahun lalu, Wadie Haddad adalah salah satu orang paling dicari di dunia.
Ia merupakan sosok yang berani, bertekad, kejam, Haddad adalah pendiri Front Populer Kiri-jauh untuk Pembebasan Palestina .

Dia melatih teroris terkenal Carlos the Jackal dan mendalangi pembajakan sebuah pesawat Air France yang diterbangkan ke Entebbe di Uganda dan kemudian diselamatkan oleh pasukan komando Israel.

Tidak mengherankan jika dinas rahasia Israel, Mossad, menginginkan dia mati.
Tapi enam tahun setelah mereka pertama kali mengeluarkan 'perintah pembunuhan', Haddad masih sangat hidup, hidup dengan nyaman di Baghdad.
Bagaimana akhirnya Haddad dieksekusi?

Pada 10 Januari 1978, seorang agen Mossad di lingkaran dalam Haddad, yang hanya dikenal sebagai Sadness, mengganti pasta giginya dengan tabung identik yang dicampur dengan racun mematikan, yang dikembangkan di laboratorium rahasia dekat Tel Aviv.

Setiap kali Haddad menggosok giginya, sejumlah kecil racun bekerja melalui gusi ke aliran darahnya.

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved