Info Gempa Hari Ini: Wilayah Lombok Utara dan Sekitarnya Diguncang Gempa Magnitudo 4.4 SR
Sabtu (12/9/2020) pukul 22:11 WIB, wilayah Lombok Utara dan sekitarnya diguncang gempa. Dilansir bangkapos.com dari Badan Meteorologi, Klimatologi...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC |
BANGKAPOS.COM -- Sabtu (12/9/2020) pukul 22:11 WIB, wilayah Lombok Utara dan sekitarnya diguncang gempa.
Dilansir bangkapos.com dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang terjadi wilayah di Lombok Utara tersebut berkekuatan Magnitudo 4.4 SR.
Adapun BMKG mencatat pusat gempa Lombok Utara malam ini berada pada titik koordinat 8.15 LS 116.26 BT.
Menurut BMKG pusat gempa berada di laut 25 km Timur Laut Lombok Utara.
Lindu tersebut berkekuatan magnitudo 4,4 SR dengan kedalaman 11 kilometer.
• Pandemi Covid-19 Masih Jadi Momok, Ustadz Abdul Somad Menjawab Kapan Awal dan Akhir Wabah Penyakit
• Surabaya Tak Butuh, Tri Rismaharini Berani Tolak Kebijakan Presiden Joko Widodo
• Sule Marah Besar, Asistennya Kepergok Masuk Kamar Putri Delina, Curigai Ini: Lu Kan Udah Punya Bini!
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat di Lombok Utara mewaspadai potensi gempa susulan.
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, guncangan akibat gempa di Lombok Utara padaq Sabtu malam ini dirasakan pada sejumlah tempat yakni:
- III Lombok Utara
- III Lombok Barat
- II Mataram
- II Lombok Tengah
Sebagai informasi, Skala MMI (Skala Mercalli) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.
Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada 1902. Skala MMI lalu dimodifikasi oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann pada 1931.
• Kisah Istri yang Terkejut Lihat Perubahan Suami, Suka Marah Jadi Ceria, Ternyata Gegara Grup WA Ini
Gempa Banten
Sebelumnya di hari ini juga terjadi gempa bumi bermagnitudo 5,0 SR mengguncang Kabupaten Pandeglang, Banten hari ini, Sabtu (12/9/2020) malam.
Dilansir bangkapos.com dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 20:07 WIB.
Adapun gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Meski begitu, BMKG meminta warga di sekitar lokasi gempa untuk tetap waspada akan adanya gempa susulan.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," demikian kata BMKG di laman resminya.
BMKG menyampaikan, lokasi gempa terletak pada koordinat 6,65 Lintang Selatan (LS) dan 104,44 Bujur Timur (BT) atau tepatnya di 126 km barat laut Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.
Sedangkan gempa berada di kedalaman 10 kilometer.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan terkait dampak yang ditimbulkan dari gempa bumi.
• Pesona Bella Aprilia Runner up Miss Grand Indonesia 2020, Ruben Beberkan Hubungan Iguna sama Bella
Gempa di Kodi - Sumba Barat Daya
Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 5 SR mengguncang wilayah Kodi - Sumba Barat Daya.
Dilansir bangkapos.com dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Sabtu (12/9/2020) sekitar pukul 14.10 WIB.
Diketahui lindu yang mengguncang wilayah Kodi - Sumba Barat Daya ini berpusat di 9.78 lintang selatan dan 119.13 bujur timur atau 26 kilometer sebelah Tenggara Kodi-Sumba Barat Daya
BMKG menyatakan gempa yang terjadi di kedalaman 10 kilometer.
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, guncangan akibat gempa Waikabubak hari ini dirasakan pada sejumlah tempat berikut:
- II Waikabubak
- II Waibakul
- II Haharu
- II Waingapu
• Mulan Jameela Jadi Anggota DPR, Kini Punya Harta Rp 15,5 Miliar, Naik Rp 78 Juta & Utang Rp 143 Juta
Tips Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan juga di beberapa negara lain.
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik yang berhimpitan dan saling menekan, sehingga memungkinkan munculnya gempa.
Pada gempa berkekuatan 5,9 skala richter di Yogyakarta pada 27 Mei 2006, lebih dari 6000 orang meninggal dunia, puluhan ribu lainnya luka, dan ratusan ribu rumah rusak.
Terbayang betapa mengerikannya gempa bumi. Oleh karena itu kita sebaiknya mengerti langkah-langkah apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa, sesuai panduan Palang Merah Indonesia (PMI).
• Info Gempa Hari Ini: Wilayah Kodi Sumba Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5 SR
Kebiasaan waspada
- Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
- Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan di mana letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
- Di dalam ruangan tempat kamu berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
- Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
- Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain.
- Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.
Yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.
Sebelum: Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.
Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.
Ketahui alat yang harus ada di setiap tempat seperti Kotak P3K; Senter/lampu baterai; Radio; Makanan suplemen dan air.
Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.
Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.
Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.
Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi.
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa bumi: Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa bumi: Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.
Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.
Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.
(*/bangkapos.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-berpotensi-tsunami.jpg)