Minggu, 12 April 2026

Berbagai Penyebab Kista di Rahim, Faktor Hormonal Hingga Infeksi Panggul

Jenis kista yang biasanya berkembang karena perubahan hormon adalah kista fungsional yang muncul sebagai bagian dari siklus menstruasi.

Editor: suhendri
Freepik.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Kista adalah pembengkakan jaringan tubuh, yang di bagian dalamnya terdapat kantong berisi cairan.

Kista bisa terbentuk di indung telur yang berada di setiap sisi rahim.

Banyak wanita memiliki kista di rahimnya tanpa gejala dan bisa hilang dengan sendirinya dalam hitungan bulan.

Namun, ada kalanya kista pecah dan menimbulkan gejala komplikasi serius.

Terdapat beberapa penyebab kista di rahim, di antaranya:

1. Faktor hormonal

Menurut Women's Health, penyakit kista dapat disebabkan oleh faktor hormonal.

Jenis kista yang biasanya berkembang karena perubahan hormon adalah kista fungsional yang muncul sebagai bagian dari siklus menstruasi.

Melansir Mayo Clinic, indung telur atau ovarium secara alami membentuk struktur mirip kista yang disebut folikel setiap bulan.

Folikel ini bertugas memproduksi hormon estrogen dan progesteron, serta melepaskan sel telur saat wanita berovulasi.

Apabila folikel terus tumbuh di luar siklus bulanan, terbentuklah kista fungsional.

Kista fungsional biasanya tidak berbahaya, jarang menimbulkan rasa sakit, dan bisa sembuh dengan sendirinya dalam tiga siklus menstruasi.

2. Efek samping obat terapi kesuburan

Penggunaan obat tertentu yang memengaruhi perubahan hormon juga bisa memicu kista di rahim.

Salah satunya, efek penggunaan obat untuk terapi kesuburan yang membantu wanita berovulasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved