Dari Aidit hingga Chandra Lie, Inilah 5 Tokoh Berpengaruh Nasional Kelahiran Babel
Banyaknya tokoh terkenal yang lahir di sana seolah membuat Bangka Belitung layak dijuluki
Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM- Selama ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikenal memiliki kekayaan alam berupa timah serta keindahan pantai-pantai berpasir putih dihiasi batuan granit nan eksotis.
Selain itu keragaman budaya nan unik memperkaya potensi luar biasa kepulauan yang masuk rentang tanah Melayu ini.
Bangka Belitung sendiri sebenarnya bukan cuma tentang Tambang Timah dan wisata, tapi juga tokoh-tokoh yang lahir dari provinsi ini.
Siapa sangka selain dikenal sebagai tempat kelahiran deretan selebritis seperti novelis hebat Andrea Hirata, sampai deretan artis seperti Rafika Duri, Sandra Dewi, Delon atau Artika Sari Devi, Babel ternyata adalah tempat lahir para tokoh besar dan punya pengaruh di Indonesia...
Banyaknya tokoh terkenal yang lahir di sana seolah membuat Bangka Belitung layak dijuluki sebagai tanah kelahiran orang-orang hebat.
Beberapa sangat sukses membawa perubahan besar bagi bangsa ini, meskipun ada yang kontroversial juga.
Siapa saja sih tokoh berpengaruh Indonesia asal Bangka Belitung ini?
Berikut lima tokoh nasional tersebut:
1. D. N. Aidit
Seperti Soekarno maupun Soeharto, Aidit adalah juga sebuah nama yang dalam gelombang sejarah sempat terlambung sebelum terempas.
Berbicara soal sejarah komunis di Nusantara orang-orang takkan menyinggung Letkol Untung atau Musso, melainkan Dipa Nusantara Aidit.
Pria satu ini begitu lekat figurnya dengan komunisme di Indonesia. Hal ini juga membuatnya sebagai salah satu tokoh paling kontroversial dalam sejarah khususnya di bagian pasca kemerdekaan.
Tentang tempat asal, D.N. Aidit juga kelahiran Belitung. Dulu, ia sering dipanggil Ahmad Aidit sampai akhirnya ia menggantinya dengan berbagai alasan.
Pria ini dulunya adalah teman para tokoh terkenal seperti Bung Karno, Hatta, sampai Mohammad Yamin.
Namun, entah kenapa kemudian Aidit lalu berubah haluan. Sampai akhirnya hal tersebut membuatnya dianggap sebagai dalang dari peristiwa paling memilukan di bulan September tahun 65.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ahok-atau-basuki-tjahaja-purnama.jpg)