Mengapa Pria Selingkuh? Ini 12 Alasannya, Ada Kesempatan Hingga Egois
Ada banyak orang di dunia ini yang memilih berselingkuh meski sudah memiliki kehidupan rumah tangga atau asmara yang membahagiakan.
Seorang pria juga bisa berselingkuh karena punya ekspetasi yang tak realistis terhadap pasangannya.
Mereka merasa bahwa pasangannya harus memenuhi setiap keinginanya dari tanpa memikirkan perasangan pasangan ketika itu.
Pria ini gagal memahami bahwa pasangannya juga berhak memiliki kehidupan sendiri sesuai pikiran, perasaan dan kebutuhannya.
Pria yang tak memahami hal itu, ketika harapannya tidak terpenuhi, akan cenderung mencari pemenuhan eksternal, yakni mencari kepuasan dari orang lain dan berselingkuh.
12. Marah dan balas dendam
Pria dapat juga berselingkuh karena ingin balas dendam. Dia marah dengan pasangannya dan ingin menyakitinya.
Dalam kasus seperti itu, perselingkuhan dimaksudkan untuk dilihat dan diketahui.
Pria itu tidak repot-repot berbohong atau menyimpan rahasia tentang perselingkuhannya, karena dia memang ingin pasangannya mengetahuinya.
Menjadi pembelajaran agar tidak diulangi
• Gugur Dibunuh PKI, 7 Pahlawan Revolusi Ini Dievakuasi dari Sumur Lubang Buaya Pada 4 Oktober 1965
Weiss menyampaikan, bagi kebanyakan pria, tidak ada faktor tunggal yang mendorong keputusan untuk menipu.
“Kadang-kadang alasan perselingkuhan pria berevolusi saat keadaan hidupnya berubah,” tulis penulis Buku Prodependence: Moving Beyond Codependency tersebut.
Menurut dia, terlepas dari alasan untuk berselingkuh, para pria sebenarnya tidak harus melakukannya. Selalu ada pilihan untuk menghindari hal tersebut, seperti bersikap terbuka dan jujur dengan pasangan.
Weiss menegaskan, mengetahui mengapa pria bisa selingkuh penting untuk membantu dalam hal tidak mengulangi perilaku tersebut di masa depan.
Telah tayang di Kompas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-selingkuh-3.jpg)