Breaking News:

4 Ancaman Bagi Pekerja Kantoran Jika RUU Cipta Kerja Disahkan, Hapus Libur Mingguan?

4 Ancaman Bagi Pekerja Kantoran Jika RUU Cipta Kerja Disahkan, Hapus Libur Mingguan?....

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Tribun Bali/ Net
ilustrasi wawancara kerja 

BANGKAPOS.COM -- 4 Ancaman Bagi Pekerja Kantoran Jika RUU Cipta Kerja Disahkan, Hapus Libur Mingguan?

Gelombang penolakan omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dikabarkan kian membesar.

Adapun gelombang penolakan tersebut kian membesar seiring dengan pembahasan yang terus dilakukan oleh DPR.

Menurut informasi yang ada, penolakan RUU Cipta Kerja tak lepas dari kekhawatiran publik.

Hal ini karena rancangan tersebut diyakini akan membuka keran penderitaan masyarakat.

Antara lain elemen buruh, petani, nelayan, dan lingkungan hidup, tak terkecuali pekerja kerah putih atau kantoran.

Sosok Pria Tampan Berkaus Hitam di Samping Ibu Bilqis Jadi Sorotan, Diduga Kekasih Ayu Ting Ting

Ibu Histeris Pergoki Suami Perkosa Anak, Polisi Tembak Kaki Pelaku

Tiga Tanda-tanda Kiamat Sudah Muncul di Makkah, Mungkinkah Kiamat Sudah di Depan Mata Kita

Dari 11 klaster yang termaktub dalam RUU Cipta Kerja, ancaman terhadap pekerja kantoran datang dari klaster ketenagakerjaan yang tertuang dalam BAB IV.

Bab tentang ketenagakerjaan ini mengubah, menghapus, atau menetapkan pengaturan baru atas beberapa ketentuan yang diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Pengubahan, penghapusan, atau penetapan aturan baru itu dikatakan dalam draf RUU Cipta Kerja sebagai, "Dalam rangka penguatan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan peran tenaga kerja dalam mendukung ekosistem investasi.”

Buruh dari berbagai daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)
Buruh dari berbagai daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)

Berdasarkan catatan Kompas.com, terdapat empat pasal yang mengancam pekerja kantoran apabila RUU Cipta Kerja berhasil disahkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved