Rabu, 15 April 2026

Kemenag Bangka Belitung Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bangka Belitung melakukan agenda Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) d

Editor: fitriadi
Bangkapos/Cici Nasya Nita
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Ridwan bersama tamu undangan dalam agenda Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Auditorium H Masud Hasan Qolay Kemenag Babel, Senin (12/10). 

"Diusahakan pelayanan ini secara prima kita lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan bebas dari pungutan-pungutan"  Muhammad Ridwan - Kakanwil Kemenag Babel

BANGKAPOS.COM - Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bangka Belitung melakukan agenda Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Auditorium H Masud Hasan Qolay Kemenag Babel, Senin (12/10).

Agenda ini dihadiri Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangun (BPKP)Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ikhwan Mulyawan, Plh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung M Tegi Galla Putra dan Perwakilan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Ridwan mengatakan agenda pencanangan memang baru dilakukan secara formalitas hari ini, tetapi pelaksanaan secara teknis sudah dilakukan sejak lama.

“Kita sudah lama melaksanakannya secara teknis, misalnya kita membangun pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang menjadi satu upaya dalam melaksanakan WBK serta sudah berjalan pada tahun kedua. Bahkan disamping itu ada upaya kita melakukan sosialiasi terkait penyampaian pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ridwan, Senin (12/10).

Diakuinya, Kementerian Agama dalam upaya mengoptimalkan pelayanan sudah gencar dilakukan di KUA dan Madrasah.

“Diusahakan pelayanan ini secara prima kita lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan bebas dari pungutan-pungutan. Kadang ada pelaporan yang masuk ke Ombudsman RI, kami sempat dipanggil tentang pelayanan dan sudah kami lakukan klarifikasi. Bila ada pengaduan kami akan upayakan menanggapi keluhan masyarakat secara cepat,” kata Ridwan.

Disadarinya, masyarakat tentu ingin mendapatkan pelayanan yang cepat dan tak ada kendala.
Maka Kementerian Agama akan terus berbenah dan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kedepannya.

“Selain itu, ada tiga hal dalam meningkatkan integritas, pertama kita harus membangun integritas diri sendiri dan bersama secara terus menerus. Kedua, budaya dan kebiasaan berlaku jujur dan ketiga, membangun sistem dimana harus ada standart operasional yang dibangun. Ditambah juga keteladan para pimpinan untuk memberikan contoh dan memperingati terus menerus aparaturnya,” jelas Ridwan.

Ia menegaskan upaya ini harus dilakukan secara masif, saat berinteraksi di dalam masyarakat, keluarga dan organisasi di Kementerian Agama.

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangun (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ikhwan Mulyawan mengapresiasi pencanangan yang dilakukan oleh Kemenag Babel ini.

“Apalagi bersentuhan dengan pelayanan publik, tentu publik punya ekspetasi besar mendapat pelayanan yang baik. Pelayanan baik itu merupakan muara dari insan yang berintegrasi, tentu akan mengeliminasi godaan korupsi dan pemungutan yang tak seharusnya. Kami mendukung, ini program ikonik untuk Kemenag, secara nasional pun ini suatu hal yang harus didorong agar diharapkan bisa memberikan pelayanan yang baik kedepannya,” kata Ikhwan.

Sementara itu, Plh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung M Tegi Galla Putra mengapresiasi kecepatan tanggap dari Kemenag Babel dalam memberikan tanggapan bila ada keluhanan yang masuk kepada pihaknya.

“Kami berkombinasi dengan Kemenag pada berbagai hal. Pengaduan itu ada dibidang pendidikan dan kepegawaian. Kami salut juga dengan pihak Kakanwil karena memberikan tanggapan dengan baik dan cepat serta permasalahan tentang publik selesai semua,” jelas Tegi.

Tegi berharap ke depannya semua instansi pemerintahan termasuk Kementerian Agama Kepulauan Bangka Belitung lebih menguatkan lagi fasilitas pada pengaduan internal instansinya. (S2)

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved