Maulid Nabi Muhammad SAW
Keutamaan Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW Ungkapan Cinta Hingga Memperoleh Rahmat
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ungkapan kecintaan dan kegembiraan umat Muslim kepada beliau.
BANGKAPOS.COM - Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2020.
Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi hari yang istimewa bagi umat Muslim.
Pada malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Allah SWT memerintahkan kepada para hambanya untuk memperbanyak bersholawat atas Nabi.
Tak hanya manusia, anjuran memanjatkan sholawat ini juga berlaku bagi para malaikat Allah.
Sebagaimana firman Allah SWT sebagai berikut:
إنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. al-Azhab: 56)
Baca juga: Bolehkah Merayakan Maulid Nabi, 3 Dalil Ini Jadi Rujukan bagi Umat Muslim
Baca juga: Inilah Amalan dan Doa untuk Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Beserta Terjemahanya dan Tujuannya
Baca juga: Tradisi Saat Maulid Nabi Muhammad SAW hingga Bacaan Doa dan Amalan Sesuai Tuntunan Agama
Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki keutamaan tersendiri.
Banyak keutamaan yang dapat diperoleh umat Muslim tatkala mengagungkan baginda Nabi Muhammad SAW.
Apa saja keutamaan Maulid Nabi Muhammad SAW?
1. Ungkapan Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ungkapan kecintaan dan kegembiraan umat Muslim kepada beliau.
فقد جاء في البخاري أنه يخفف عن أبي لهب كل يوم الإثنين بسبب عتقه لثويبة جاريته لما بشّرته بولادة المصطفى صلى الله عليه وسلم. وهذا الخبر رواه البخاري في الصحيح في كتاب النكاح معلقا ونقله الحافظ ابن حجر في الفتح. ورواه الإمام عبد الرزاق الصنعانيفي المصنف ج ٧ ص ٤٧٨
Dalam hadits di atas yang diriwayatkan Imam al-Bukhori. dikisahkan ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu lahab, paman nabi , menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang jabang bayi yang sangat mulia , Abu Lahab pun memerdekan Tsuwaibah sebagai tanda cinta dan kasih.
Dan karena kegembiraannya, kelak di hari kiamat siksa atas dirinya diringankan setiap hari senin tiba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/maulid-nabi-muhammad-saw-keutamaan-merayakannya.jpg)