China Hancurkan dan Ubah Kubah Masjid Jadi Tekstur Tiongkok
Tak main-main, Pemerintah China terus menekan Islam dengan mengubah kubah gaya Arab dan elemen dekoratif dari masjid-masjid di seluruh negeri Tirai...
China Hancurkan dan Ubah Kubah Masjid Jadi Tekstur Tiongkok
BANGKAPOS.COM, BEIJING -- Tak main-main, Pemerintah China terus menekan Islam dengan mengubah kubah gaya Arab dan elemen dekoratif dari masjid-masjid di seluruh negeri Tirai Bambu ini.
Adapun perubahan yang mencolok telah diamati di masjid utama di Yinchuan, ibu kota provinsi Ningxia, tempat sebagian besar etnis minoritas Muslim Hui China tinggal.
Kubah berbentuk hijau cerah dan menara emas yang dulu menjulang ke langit di atas Masjid Nanguan, semuanya telah diruntuhkan, lansir The Telegraph, Minggu (1/11/2020).
Kerawang gaya Islam keemasan, lengkungan dekoratif, dan aksara Arab yang sebelumnya menghiasi masjid juga telah dipindahkan.
Yang tersisa tidak dapat dikenali, masjid persegi panjang abu-abu yang menjemukan dengan "Masjid Nanguan" yang ditulis dalam bahasa China.
Baca juga: Menlu AS Sebut China Predator terkait Jeratan Utang hingga Pelabuhan Sri Lanka Disandera 99 Tahun
Baca juga: AS Kembali Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan untuk Ketiga Kalinya
Baca juga: Media China Beritakan Habib Rizieq Serukan Massa UU Cipta Kerja Lengserkan Jokowi
Seperti yang ditunjukkan dalam foto yang diposting online oleh Christina Scott, wakil kepala misi Inggris di China, dalam perjalanan baru-baru ini.
“TripAdvisor menyarankan Masjid Nanguan di Yinchuan layak dikunjungi,” tulis Scott di Twitter, bersama dengan foto sebelum dan sesudahnya.
“Hanya ini yang terlihat sekarang, setelah renovasi', kubah, menara, semuanya hilang, tidak ada pengunjung yang diizinkan, tentu saja, sangat menyedihkan," katanya.
Kantor luar negeri Inggris mengatakan:
“Kami sangat prihatin tentang pembatasan Islam dan agama lain di China."
"Kami menyerukan kepada China untuk menghormati Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan, sejalan dengan Konstitusi dan kewajiban internasionalnya."
Kubah bergaya Islam dan elemen dekoratif juga dihilangkan dari masjid-masjid di provinsi tetangga Gansu.
Baca juga: Besok Waktunya Puasa Senin Kamis, Ini Niat Lengkap, Manfaat dan Keutamaannya
Rumah bagi Linxia, sebuah kota yang dijuluki "Mekah Kecil" karena sejarahnya sebagai pusat kepercayaan dan budaya Islam di China.
Menghapus elemen dekoratif Islam dari masjid adalah langkah lain yang diambil otoritas China di bawah pemimpin Partai Komunis Xi Jinping, yang telah bersumpah untuk 'Sinisisasi' agama .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perubahan-bentuk-masjid-di-china-okee.jpg)