Cepatan Virus Corona Pergi, Biar Cepat Bisa Sekolah Lagi
Mengenakan baju putih panjang dan bercelana merah panjang, lengkap dengan masker mulut dan Face Shield, bocah bernama lengkap Arasya Ahmad ...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC |
Cepatan Virus Corona Pergi, Biar Cepat Bisa Sekolah Lagi
SEMANGAT bersekolah terlihat dari bocah berusia 7 tahun ini saat memasuki gerbang sekolah dasar negeri 1 Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/11/2020).
Mengenakan baju putih panjang dan bercelana merah panjang, lengkap dengan masker mulut dan Face Shield, bocah bernama lengkap Arasya Ahmad F.P.S, ini melangkah dengan semangat dan penuh percaya diri memasuki sekolahnya yang berada di tengah Kota Pangkalpinang.
Penuh semangat dan percaya diri tersebut ternyata bukan tanpa alasan.
Arasya begitu panggilan kesehariannya ini mengaku sudah sejak pagi ia bersiap-siap mau ke sekolah.
Tak hanya itu, ia pun sudah bangun pagi sejak pukul 05.15 WIB. Hal itu dilakukannya untuk mempersiapkan diri ke sekolah, dari mandi pagi, sholat Subuh hingga sarapan pagi dan tak lupa sikat gigi.
Kesemuannya itu dilakukan guna memenuhi undangan dari sekolahnya untuk pemeriksaan kesehatan dini yang bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas) Melintang, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel).
Saat namanya dipanggil petugas kesehatan, Arasya terlihat tak ragu datang menemui sang petugas yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan padanya.
Arasya pun terlihat mengikuti petunjuk dari sang petugas kesehatan, satu persatu ia ikuti instruksi yang diminta oleh petugas kesehatan.
Mulai dari pemeriksaan badan, tinggi badan, mata dengan melihat angka warna hingga pemeriksaan gigi.
Tadi ditanya angka-angka warna sama bu dokter, sudah itu disuruh baca.
"Alhamdulillah bisa sih," kata Arasya.
Tak sampai disitu, bocah yang kini tinggal di Air Itam Pangkalpinang ini mengaku sangat senang jika virus corona cepat pergi.
Pasalnya, ia menginginkan untuk segera bersekolah.
"Selama ini main di rumah sama adik, cepatan lah virus corona pergi, biar cepat bisa sekolah lagi," ucap Arasya, sambil bergegas untuk kembali ke rumah.
Tak hanya Arasya yang senang saat berada di sekolah.
Sejumlah siswa yang hadir di sekolah juga terlihat antusias guna mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh pihak Puskemas Melintang ini.
Sejumlah siswa yang hadir terlihat mengenakan masker dan face shield.
Semuanya mengikuti satu persatu yang diperintahkan oleh petugas kesehatan.
Tak hanya para siswa, juga terlihat orangtua siswa yang mendampingi anak-anaknya termasuk para guru juga terlihat menggunakan masker sebagai salah satu protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Pemeriksaan kesehatan anak yang dilakukan oleh Puskesmas Melintang ditengah Covid-19 ini ternyata merupakan agenda tahunan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Dokter Sari yang merupakan tim pemeriksaan kesehatan di SDn 1 Pangkalpinang ini menyatakan, pemeriksaan kesehatan anak dan penyuluhan yang dilakukan ini merupakan agenda dari Pemkot Pangkalpinang setiap tahun.
Adapun pemeriksaan yang dilakukan mulai dari berat badan, tinggi badan, mata dan gigi.
"Hasil pemeriksaan ini nantinya dikirim ke sekolah dan nantinya pihak sekolah menyampaikan kepada orangtua siswa sebagai edukasi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini bagi anaknya," kata Sari.
Adapun pemeriksaan kesehatan anak dan penyuluhan di tengah Covi-19 ini tetap dilakukan dengan mengikuti prosedur kesehatan yang telah ditetapkan.
Tips membiasakan anak pakai masker
Membiasakan anak menggunakan masker di tengah pandemi Covid-19 tidak mudah.
Orang tua perlu pendekatan tersendiri agar anak mau memakai masker untuk mencegah penularan virus corona.
Berbeda dengan orang dewasa yang sudah mengerti dan paham bahaya Covid-19, anak malas atau tidak patuh menggunakan masker karena mereka tidak memahami bahayanya.
Tapi ada tips khusus yang dibagikan penyintas Covid-19 agar anak mau memakar masker.
Penerapan protokol kesehatan, terutama 3M, di masa pandemi menjadi hal mutlak yang harus dilakukan tanpa mengenal usia dan status sosial.
Lantas, bagaimana cara mengenalkan protokol kesehatan kepada anak-anak?
Penyintas Covid-19 bernama Made Rossalita Mirah Utami punya tips khusus agar anak patuh menerapkan protokol kesehatan.
Diketahui, Made memiliki anak yang masih berusia 1,5 tahun.
Sebagai seorang ibu yang pernah terinfeksi Covid-19, Made dan suami merasa khawatir anaknya akan juga bernasib sama.
Maka, dia selalu mengajarkan kepada anaknya bahwa sekarang-sekarang ini penting untuk memakai masker di mana pun, terutama di luar rumah.
"Dia lihat ibu saya pakai masker, bapak saya pakai masker. Jadi harus konsisten," kata Made dalam dialog di kanal Youtube BNPB, Kamis (8/10/2020).
Dia mengibaratkan memakai masker dengan hal-hal kecil lainnya yang juga penting, seperti memakai sandal saat keluar rumah.
"Nak, kalau keluar rumah nggak pakai masker, kita enggak jadi pergi," lanjut Made.
Tentu, Made mengajarkan itu dengan penuh kelembutan.
Hal itu ditujukan agar sang anak paham bahwa penggunaan masker saat ini menjadi penting.
Pentingnya Penerapan 3M kepada Keluarga
Di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, penerapan protokol kesehatan menjadi sangat penting, terutama 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).
Satgas Penanganan Covid-19 menyebut institusi keluarga sebagai institusi terkecil dalam masyarakat, menjadi sasaran kampanye penerapan 3M.
"Kader-kader kami secara rutin melakukan kunjungan dari rumah ke rumah ke keluarga-keluarga yang ada di Indonesia," kata Dwi Listyawardani selaku Kepala Sub Bida Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 dalam dialog di kanal Youtube BNPB, Kamis (8/10/2020).
Dwi mengatakan jumlah petugas yang turun langsung untuk mengampanyekan 3M mencapai puluhan ribu hingga jutaan.
"Kami punya banyak sekali petugas lapangan. Yang berstatus PNS sekitar 14 ribu, non PNS ada 10 ribu, dan ada kader-kader yang jumlahnya 1,2 juta," lanjut Dwi.
Kegiatan yang dilakukan, dikatakan Dwi, dalam bentuk nasihat-nasihat kepada keluarga untuk terus menerapkan 3M.
"Kalau perlu memberikan dorongan untuk terus menggunakan masker, mencuci tangan, dan jangan lupa juga menjaga jarak. Karena kan 3M urutannya begitu," pungkas Dwi.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona.
Bangkapos.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
(bangkapos.com/asmadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pemeriksaan-kesehatan-anak-di-sdn-01-pangkalpinang-2.jpg)