Sabtu, 23 Mei 2026

Pentingnya Mengenali 8 Gejala Paru-paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia memang termasuk penyakit yang layak diantisipasi.

Tayang:
Editor: suhendri
www.freepik.com
Ilustrasi pneumonia 

BANGKAPOS.COM – Paru-paru basah sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis.

Istilah ini hanya familier bagi masyarakat awam untuk menjelaskan adanya masalah pada paru-paru yang parah dengan indikasi terdapat penumpukan cairan di organ tersebut.

Istilah paru-paru basah dalam bahasa medis disebut sebagai pneumonia.

Paru-paru basah atau pneumonia memang termasuk penyakit yang layak diantisipasi.

Mealansir NIH, terdapat sejumlah komplikasi pneumonia yang mungkin mengancam nyawa.

Ini termasuk:

* Gangguan pernapasan akut (ARDS) dan gagal napas yang merupakan komplikasi umum dari pneumonia serius.

* Kerusakan ginjal, hati, dan jantung, yang terjadi ketika organ-organ ini tidak mendapatkan cukup oksigen untuk bekerja dengan baik atau ketika sistem kekebalan merespons infeksi secara negatif.

* Necrotizing pneumonia, yaitu suatu kondisi yang berkembang ketika infeksi menyebabkan jaringan paru-paru mati dan membentuk abses paru-paru (kantong jaringan berisi nanah).

Itu juga membuat pneumonia menjadi lebih sulit diobati.

Penderita mungkin akan memerlukan pembedahan atau drainase dengan jarum untuk mengeluarkan nanah.

* Gangguan pleura, di mana jaringan yang menutupi bagian luar paru-paru mungkin meradang, dan rongga dada di sekitar paru-paru mungkin terisi cairan dan nanah.

* Sepsis yang terjadi ketika bakteri dari paru-paru masuk ke dalam darah dan menyebabkan peradangan di seluruh tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengenal beragam gejala paru-paru basah atau pneumonia sebagai langkah deteksi dini penyakit tersebut dan mendukung proses pengobatan.

Gejala paru-paru basah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved