Penanganan Covid 19
Belajar Tatap Muka di Sekolah, Ini yang Harus Diperhatikan Guru dan Siswa
Sesuai aturan pemerintah, sekolah yang berada di zona kuning diperbolehkan membuka kembali belajar tatap muka.
Menurutnya, rencana membuka sekokah bukan lagi untuk mengejar target kurikulum atau pembelajaran peserta didik.
Dia lebih ingin para siswa-siwi tetap melanjutkan pembelajaran daring dari rumah, namun sekolah tetap akan ia rencanakan untuk dimaksimalkan tahun depan pada semester selanjutnya.
"Saya pikir ini sudah mau akhir tahun pelajaran 2020/2021 daring masih terus kita laksanakan hingga saat ini, saya harap kita semua bisa bersabar tuntaskan daring semester ini dulu saja, kalau sekokah buka itu hanya untuk melepas rindu anak-anak saja bukan target kurikulum," jelasnya
Menurutnya, sudah tidak efektif lagi jika harus membuka sekolah di penghujung tahun seperti saat ini.
"Saya pikir untuk membuka sekolah di penghujung tahun seperti ini sudah tidak efektif lagi, paling kalau tiba-tiba zona berubah menjadi zona kuning kita hanya bisa melakukan simulasi kegiatan pembelajaran di sekolah saja, jadi di masa pembelajaran tahun 2021 nantinya sudah siap," kata Eddy.
"Jadi kemungkinan hingga masa pembelajaran ini selesai kita masih menggunakan daring saja, belum bisa untuk melaksanakan tatap muka," ungkap Eddy.
Antisipasi Klaster Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Belitung mulai mengantisipasi timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19, klaster dunia pendidikan.
Antisipasi dini perlu dilakukan sebab ada guru dan pelajar yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.
Antisipasi dilakukan dilakukan dengan cara tracing mereka yang pernah kontak dengan orang dengan kasus terkonfirmasi
Saat ini, Pemkab Belitung juga tengah mengkaji untuk kembali memberlakukan aktivitas belajar dari rumah.
"Sekarang kami melihat perkembangan pada minggu - minggu ini, sejauh mana perkembangan kluster baru ini. Walaupun sekarang bukan hanya dilingkungan perkantoran saja, tapi sudah menyebar ke guru dan siswa," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) posbelitung.co (Bangka Pos Grop, Kamis (19/11/2020).
Jika keadaan memburuk, Sanem menyebut, belajar dari rumah akan diberlakukan untuk kecamatan yang dinilai banyak terdapat kasus konfirmasi positif di dunia pendidikan.
"Makanya kami lihat sisi wilayah, dalam hal ini Tanjungpandan, itu mungkin nanti akan diadakan evaluasi, tapi kalau wilayah Selat nasik, Membalong belum tersentuh, tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Pihaknya akan menginformasikan keputusan yang akan diambil dalam waktu dekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kegiatan-belajar-mengajar-di-sma-negeri-1-simpang-pesak.jpg)