Selasa, 21 April 2026

7 Langkah Pertolongan Pertama Saat Serangan Jantung

Ketika seseorang sedang mengalami serangan jantung, ada beberapa hal yang harus kita lakukan dalam memberikan pertolongan pertama serangan jantung.

Editor: fitriadi
Darwinsyah/BangkaPos
Ketika seseorang sedang mengalami serangan jantung, ada beberapa hal yang harus kita lakukan dalam memberikan pertolongan pertama serangan jantung 

BANGKAPOS.COM - Ada beberapa hal yang harus kita lakukan dalam memberikan pertolongan pertama ketika ada seseorang sedang mengalami serangan jantung.

Serangan jantung sering terjadi tiba-tiba dan tak sedikit yang berakibat fatal yakni kematian.

Serangan jantung merupakan kondisi medis darurat, di mana jantung kekurangan suplai darah, sehingga membuat otot jantung rusak.

Apabila otot jantung rusak, kemungkinan kinerja jantung juga tidak akan berfungsi dengan baik, hingga berhenti berdetak. Kondisi semacam ini tentu amat menakutkan.

Meskipun demikian, tak sedikit juga penderita serangan jantung yang berhasil diselamatkan karena mendapatkan pertolongan yang cepat.

Gejala serangan jantung

Sering kali, Gejala Awal Serangan Jantung dimulai secara perlahan dengan rasa tidak nyaman dan nyeri ringan sebagai tanda peringatan.

Baca juga: Jangan Mandi Jika Tubuh Anda Sedang Alami Ini Bisa Picu Stroke, Serangan Jantung Hingga Kematian

Gejala Awal Serangan Jantung yang dirasakan penderita bisa berbeda-beda, mulai dari ringan sampai berat.

Wanita yang sudah lanjut usia atau lansia, maupun penderita diabetes kemungkinan tidak akan terlalu merasakan gejala serangan jantung.

Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut ini beberapa gejala serangan jantung yang bisa diketahui:

Ketidaknyamanan itu mungkin terasa seperti berat, penuh, tertekan, atau nyeri.

Rasa sakit bisa menjalar ke bagian tubuh yang lain.

Misalnya, bagian tubuh atas seperti lengan, punggung, leher, bahu, rahang, atau perut. Ini mungkin terasa seperti nyeri.

Biasanya, sesak napas akan membuat penderita serangan jantung kesulitan menarik napas dalam-dalam.

Wanita lebih mungkin untuk mengalami gejala semacam ini dibandingkan pria.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved