Minggu, 19 April 2026

Jangan Sampai Telat, Kenali 13 Gejala Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis adalah kondisi jangka panjang di mana ginjal tidak dapat lagi bekerja sebagaimana mestinya.

Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi penyakit ginjal 

BANGKAPOS.COM - Penyakit ginjal kronis adalah kondisi jangka panjang di mana ginjal tidak dapat lagi bekerja sebagaimana mestinya.

Penyakit ini tak layak disepelekan karena bisa menimbulkan berbagai komplikasi berbahaya.

Merangkum National Kidney Foundation, penyakit ginjal kronis termasuk kondisi yang merusak ginjal dan dapat menurunkan kemampuannya untuk membuat seseorang tetap sehat.

Jika penyakit ginjal makin parah, limbah sisa metabolisme sel dapat menumpuk di dalam darah dan akan membuat penderitanya merasa sakit.

Penderitanya mungkin akan mengalami komplikasi seperti tekanan darah tinggi, anemia (darah rendah), tulang lemah, kesehatan nutrisi yang buruk, dan kerusakan saraf.

Selain itu, penyakit ginjal dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Masalah-masalah ini dapat terjadi secara perlahan dalam jangka waktu yang lama.

Oleh sebab itu, upaya deteksi dan pengobatan dini penting karena sering kali dapat mencegah penyakit ginjal kronis makin parah.

Ketika penyakit ginjal terus berkembang, pada akhirnya dapat pula menyebabkan gagal ginjal yang membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal untuk mempertahankan hidup.

Gejala penyakit ginjal kronis

Merangkum NHS, penyakit ginjal cenderung tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Hal tersebut bisa terjadi karena tubuh biasanya mampu mengatasi penurunan fungsi ginjal secara signifikan.

Penyakit ginjal yang didiagnosis pada tahap awal biasanya terjadi saat dilakukan tes urine dan darah untuk kondisi lain.

Jika ditemukan pada tahap awal, pemberian obat-obatan dan tes rutin untuk memantau kondisi dapat membantu menghentikan penyakit ginjal menjadi lebih parah.

Sejumlah gejala dapat muncul jika penyakit ginjal tidak ditemukan secara dini atau memburuk meskipun telah diobati.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved