Breaking News:

Walau Murah, Polisi Larang Membeli Motor Bekas dengan Kode 'ST' Ternyata Ini Alasannya

Walau Murah, Polisi Larang Membeli Motor Bekas dengan Kode 'ST' Ternyata Ini Alasannya

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Ilustrasi razia motor 

Walau Murah, Polisi Larang Membeli Motor Bekas dengan Kode 'ST' Ternyata Ini Alasannya

BANGKAPOS.COM -Bagi sebagian orang, membeli sepeda motor second alias bekas adalah pilihan tepat.

Pasalnya harga motor bekas lebih terjangkau sehingga tak terlalu menguras kantong.

Namun pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati jika membeli motor bekas.

Kapolres Lumajang melarang masyarakat membeli motor berkode ST. Lalu, apa arti kode ST dalam pembelian sepeda motor?

Berikut, penjelasan polisi soal motor berkode ST, sehingga polisi melarang masyarakat beli motor bekas berkode ST tersebut.

Melansir MotorPlus.com, sepeda motor tak dilengkapi surat-surat resmi alias motor bodong semakin banyak beredar di wilayah Indonesia.

Saat ini, motor bodong semakin banyak beredar di media sosial dan situs jual beli online.

Untuk jual beli motor tanpa surat-surat ini jelas melanggar aturan.

Namun tak dipungkiri aktivitas ini masih marak, karena harga motor tanpa surat-surat ini yang tergolong miring.

Halaman
12
Editor: M Zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved