Minggu, 3 Mei 2026

Apa Itu Noken Papua yang Jadi Google Doodle Hari Ini?

Noken tidak hanya sebatas tas, tapi memiliki berbagai makna. Noken dibuat oleh wanita Papua dengan menggunakan bahan-bahan alam.

Tayang:
Editor: fitriadi
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Perempuan menggunakan noken (tas khas Papua) mambawa beban berat melewati bukit terjal di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua, Kamis (3/5/2012). Tas khas Papua yang terbuat dari rajutan kulit kayu diusulkan untuk menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO. (KOMPAS/AGUS SUSANTO) 

BANGKAPOS.COM - Noken Papua muncul sebagai Google Doodle hari ini, Jumat (4/12/2020).

Apa itu Noken Papua?

Noken merupakan tas tradisional yang berasal dari Papua.

Noken tidak hanya sebatas tas, tapi memiliki berbagai makna. Noken dibuat oleh wanita Papua dengan menggunakan bahan-bahan alam.

Biasanya noken dipakai untuk membawa hasil-hasil pertanian dan membawa barang dagangan ke pasar.

Penggunaan noken pun cukup unik, tidak memakai tangan tapi kepala.

Bahkan noken ditetapkan sebagai sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO pada, 4 Desember 2012 lalu.

Baca juga: Filosofi Noken Papua yang Muncul di Google Doodle, Tas Khas Papua Itu Tak Asal Dibuat

Sejarah Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), keberadaan Noken di tanah Papua sudah ada cukup lama.

Ada sekitar 250 suku di Papua yang mengenal dan mengenakan Noken dalam kehidupan sehari-hari.

Keberadaan Noken sudah menjadi kebudayaan yang dikerjakan secara turun temurun hingga sekarang.

Sejak dahuku Noken digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari.

Fungsi sehari- harinya untuk membawa hasil kebun, hasil laut, kayu, bayi, hewan kecil, belanjaan, uang, sirih, atau makanan.

Noken juga dapat dipakai sebagai tutup kepala atau badan.

Sejarah panjang noken mendorong tumbuhnya hubungan antara noken dan pandangan hidup orang Papua, seperti sikap kemandirian orang Papua, kebiasaan tolong menolong.

Noken dimaknai juga sebagai rumah berjalan yang berisi segala kebutuhan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved