Ngeri di Negara Ini, Warga Terancam Ditembak Mati Jika Berani Keluar Rumah Saat Lockdown
Ngeri di Negara Ini, Warga Terancam Ditembak Mati Jika Berani Keluar Rumah Saat Lockdown
BANGKAPOS.COM - Pemerintah Filipina ternyata tak main-main dalam menangani para pelanggar kebijakan lockdown di negaranya.
Setiap warga yang didapati keluar rumah saat situasi lockdown pun terancam ditembak mati di tempat oleh aparat Filipina.
Meski belum menjadi kebijakan resmi, pernyataan tersebut diucapkan sendiri oleh presiden Filipina, Rodrigo Duterte, dalam acara televisi malam kemarin, seperti dilansir dari Bussines Insider.
"Perintah saya untuk polisi dan militer, bila ada yang buat onar, dan membahayakan nyawa mereka sendiri, mending tembak mati saja," ucap Duterte yang memang dikenal bertangan besi.
Peringatan Duterte itu pun diketahui muncul setelah insiden di Kota Quezon beberapa, di mana sebuah kerusuhan terjadi akibat protes warga yang mengau kekurangan pasokan kebutuhan.
Sejak covid-19 mewabah, Filipina menjadi salah satu negara yang diketahui menerapkan langkah esktrem untuk membendung penyebaran virus corona, terlebih dalam hal lockdown dan social distancing.
Sebelum ancaman tembak mati, pemerintah Filipina telah menerapkan langkah pencegahan yang terlampau ekstrem seperti menaruh peti mati di jalan perkotaan sebagai pengingat ke masyarakat agar nggak keluar rumah.
Kasus terkait coronavirus di Filipina sendiri kini diketahui mencapai 2.084 kasus dengan 88 korban jiwa.
Terapkan Lockdown Akibat Corona Covid-19 Wali Kota Ini Tewas Ditembak Mafia
Kebiijakan Lockdown untuk melawan wabah virus Corona atau Covid-19 berujung pada ditembaknya seorang wali kota.
Pelakunya adalah mafia atau geng kriminal.
Wali kota di Meksiko ditembak mati geng kriminal setelah menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Obed Duron Gomez, Wali Kota Mahahual, dibunuh ketika tengah berkunjung ke Xcalak, yang berlokasi di selatan Negara Bagian Quintana Roo.
Media lokal memberitakan, si wali kota menumpang minibus putih bersama penumpang lain ketika ada kendaraan lain memepetnya.
Dilaporkan Daily Mirror, Rabu (8/4/2020), Gomez ditembaki, di mana dia dilarikan ke rumah sakit dan sempat dirawat sebelum dinyatakan tewas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rodrigo-duterte21344.jpg)