Kasus Wanita Hamil Dibunuh Selingkuhan, Pelaku Kirim Pesan Palsu Pada Keluarga Seolah Masih Hidup

Adik korban menuturkan setelah kakaknya dikabarkan hilang, 3 Agustus 2020, keluarga kerap mendapatkan pesan via SMS dari nomor korban.

Sirtupillaili/Tribun Lombok
Baiq Lisalatul Islami, adik korban menunjukkan pesan singkat yang seolah-olah dikirim kakaknya, di Desa Kateng, Lombok Tengah, Jumat (4/12/2020). 

Kasus Wanita Hamil Dibunuh Selingkuhan, Pelaku Kirim Pesan Palsu Pada Keluarga Seolah Masih Hidup

BANGKAPOS.COM - Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengungkap fakta-fakta baru.

Baiq Masnah (30) warga Dusun Selao, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, yang dibunuh oleh pria selingkuhan, FA (35) dan jenazahnya dikubur dekat rumah warga.

FA (35), warga Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah menyusun skenario untuk menutupi kejahatannya setelah menghabisi Baiq.

Baiq Lisalatul Islami (23), adik korban menuturkan, setelah kakaknya dikabarkan hilang, 3 Agustus 2020, keluarga kerap mendapatkan pesan via SMS dari nomor korban.

Dalam pesan singkat itu, korban seolah-olah mengabarkan dirinya masih hidup dan kabur bersama FA ke Bali.

Baca juga: Zodiak Hari Ini Senin 7 Desember 2020: Gemini Jadi Pusat Perhatian, Leo Berhasil Menangani Tugas

Baca juga: Istri Sandiago Uno Positif Covid-19, Begini Kondisi Nur Asia Uno

Ia meminta keluarga tenang dan merelakan kepergiannya bersama laki-laki tersebut.

Lanjutnya, isi SMS tertulis agar keluarga tidak perlu lagi khawatir dengan kepergiannya bersama laki-laki tersebut karena sudah menjadi takdir dirinya.

Lisalatul mengungkap, lambat laun keluarga mulai curiga.

Pengirim SMS tidak pernah mau ditelepon.

Pesan singkat itu pun sulit dipahami karena menggunakan dialek bahasa Sasak Desa Pengembur.

Sedikit berbeda dengan dialek warga Desa Kateng.

Struktur kata-kata dalam pesan pun berbeda dari biasanya.

”Kata-kata dalam SMS ini tidak pakai bahasa (dialek) sini, tapi bahasa timur (kampung pelaku), makanya saya tidak percaya,” tutur Lisalatul.

Pesan singkat terakhir diterima tanggal 17 Oktober 2020.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved