Breaking News:

Megawati sampai Berurai Air Mata, PDIP Paling Dirugikan Dugaan Kasus Korupsi Mensos Juliari

Megawati sampai Berurai Air Mata, PDIP Paling Dirugikan Dugaan Kasus Korupsi Mensos Juliari

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri memberikan penjelasan saat pengumuman kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada serentak 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

Megawati sampai Berurai Air Mata, PDIP Paling Dirugikan Dugaan Kasus Korupsi Mensos Juliari

BANGKAPOS.COM -- Penangkapan dan penetapan Menteri Sosial ( Mensos ) Juliari Peter Batubara sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang notabene merupakan Bendahara Umum Partai PDIP disebut mencoreng partai berlogo kepala banteng.

Adapun hal tersebut diungkapkan oleh Politikus PDIP, Deddy Sitorus dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Minggu (6/12/2020).

Dilansir TribunWow.com ( tribunnewsnetwork/ bangkapos.com ), Deddy Sitorus mengatakan bahwa dirinyalah bersama partai PDIP yang merasa paling dan pertama tersakiti.

Deddy menambahkan, partainya lah yang paling dirugikan atas tertangkapnya Juliari Batubara.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Sebut Mensos Juliari P Batubara Bisa Terancam Hukuman Mati

Baca juga: Ketika Hotman Paris Unggah Video Mensos Juliari yang jadi Tersangka Korupsi: Oh Begitu Caranya Lae!

Baca juga: Alasan Gus Dur Bubarkan Departemen Sosial ini Kembali Viral: Tikusnya Kuasai Lumbung

Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara yang telah ditetapkan sebagai tersangka mendatangi Gedung KPK, Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2020) dini hari. Juliari P Batubara ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) Covid-19. (Tribunnews/Herudin)
Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara yang telah ditetapkan sebagai tersangka mendatangi Gedung KPK, Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2020) dini hari. Juliari P Batubara ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) Covid-19. (Tribunnews/Herudin)

Meski begitu, Deddy Sitorus mengaku memberikan apresiasi atas kinerja KPK dalam menegakkan hukum korupsi di Tanah Air.

Oleh karenanya, ia mengaku mendukung penuh setiap proses hukum yang berjalan di KPK, termasuk terhadap Juliari Batubara.

Menurutnya, tidak ada toleransi bagi pihak-pihak yang melakukan korupsi.

"Saya kira sikap dari pimpinan partai sudah jelas bahwa ada statemen dari sekretaris jenderal bahwa kita mendukung penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK dan juga institusi lain," ujar Deddy Sitorus.

"Karena kita percaya bahwa korupsi itu adalah kejahatan terhadap peradaban, terhadap rakyat dan negara," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved