TERDAMPAK Covid-19, UMKM Anugerah Kite Tetap Eksis Meski Harus Lakukan Langkah Ini
Pandemi corona memang membuat banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) berteriak
Penulis: Edy Yusmanto |
"jadi produksi kita kurangi. Intinya bertahan dulu, kami tidak mau usaha ini terhenti. Makanya berusaha terus untuk tetap ada," jelas Nurdiana.
Corona memaksa Nurdiana dan keluarga untuk terus kreatif.
Harapannya ada banyak event-event lagi meski di tengah pandemi corona.
Sehingga, potensi barang terjual jauh lebih besar.
"Semoga saja ada (event). Jadi usaha ini bisa lebih baik," papar Nurdiana.
Cara lain yang dilakukan Nurdiana adalah mengoptimalkan pemasaran.
Produk-produk yang dibuat dipasarkan melalui media sosial.
Dan tugas itu diberikan kepada anaknya.
"Dia ini (anak) yang suka main di medsos. Promo ke temen-temennya, alhamduliah masih terus berjalan," sebut Nurdiana.
Nurdiana bercerita usaha getas Anugerah Kite ini terbentuk tahun 2017.
Awalnya, dia mengikuti pelatihan oleh pemerintah daerah.,
Dalam pelatihan itu, diajarkan soal perizinan dan kemasan barang-barang termasuk tanggal kedaluwarsa.
Tentunya materi pelatihan tidak tepat.
Karena saat itu Nurdiana hanya berjualan kue seperti gorengan.
Hal inilah yang membuat dirinya kesal dan termotivasi untuk bangkit dan membuat olahan hasil laut seperti kerupuk, getas dan stik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/owner-umkm-anugerah-kite-nurdiana-dan-nur-aulia-zamani.jpg)