Sabtu, 18 April 2026

Jangan Sampai Salah, Ini Beda Gejala Sakit Perut Akibat Virus dan Keracunan Makanan

Sakit perut bisa terjadi karena berbagai sebab, termasuk infeksi virus dan keracunan makanan.

Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM – Sakit perut bisa terjadi karena berbagai sebab, termasuk infeksi virus dan keracunan makanan.

Infeksi virus yang menyerang sistem pencernaan biasanya disebut sebagai virus perut.

Orang terkadang menyebut penyakit ini sebagai flu perut atau flu lambung, meskipun nama ini sebenarnya kurang tepat digunakan karena influenza menyerang sistem pernapasan.

Virus perut juga dapat dikenali sebagai gastroenteritis virus.

Ini adalah peradangan lambung dan usus yang disebabkan oleh infeksi virus.

Beberapa jenis virus dapat menyebabkan sakit perut.

Namun, virus yang paling sering menyebabkannya, antara lain yakni norovirus, rotavirus, dan adenovirus.

Sedangkan sakit perut akibat keracunan makanan adalah kondisi yang berbeda.

Sakit perut ini lebih umum terjadi daripada flu perut.

Keracunan makanan menggambarkan keadaan akibat dari konsumsi makanan yang terkontaminasi.

Di mana, bakteri, virus, maupun parasit dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan gejala gastroenteritis melalui makanan yang rusak, disiapkan secara tidak higienis, atau terkontaminasi dengan cara lain.

Beda penyebab virus perut dan keracunan makanan

Baik virus perut maupun keracunan makanan punya cara penularan atau penjangkitan masing-masing.

Berikut penjelasannya:

* Virus perut

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved