Breaking News:

Juliari Batubara Korupsi, Rocky Gerung Sindir Habis-habisan: Dungu, Konyolnya Hak Rakyat Dia Rampok

Juliari Batubara Korupsi, Rocky Gerung Sindir Habis-habisan: Dungu, Konyolnya Hak Rakyat Dia Rampok

Kolase Foto Tribun Manado
Rocky Gerung Sindir Habis-habisan Juliari Batubara: 'Dungu, Konyolnya Mensos Hak Rakyat Dia Rampok' 

Juliari Batubara Korupsi, Rocky Gerung Sindir Habis-habisan: Dungu, Konyolnya Hak Rakyat Dia Rampok

BANGKAPOS.COM -- Rocky Gerung yang merupakan akademisi sekaligus pengamat politik ini menyinggung kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Sosial, dimana Menteri Sosial Juliari Batubara ditangkap KPK karena diduga melakukan korupsi dana bantuan sosial ( bansos ) Covid-19.

Tak hanya itu, Rocky juga menyebut tindakan yang dilakukan Mensos Juliari Batubara adalah sesuatu yang konyol dan disebutnya dungu.

Mantan Dosen Universitas UI itu juga blak-blakan memberikan pendapatnya, apa tujuan dari Menteri Juliari melakukan tindakan tersebut.

Rocky Gerung mengatakan saat ini publik sedang menunggu hukuman mati untuk para koruptor dana bantuan sosial.

Adapun hal itu dikatakan Rocky Gerung di akun Youtube-nya pada Senin (7/12/2020).

Baca juga: Potret Terbaru Nathania Putri Ahok BTP, Cantiknya Disebut Mirip Veronica Tan Jadi Sorotan

Baca juga: Suami Takut Bagian Sensitif Istrinya ini, 2 Tahun Tak Hubungan Badan, Dokter Temukan Fakta ini

Baca juga: Putra dan Menantu Jokowi ini Disebut Unggul Dalam Hitungan Cepat, Suara Hampir 100 Persen

Rocky Gerung mengaku tidak kaget ketika Juliari Batubara ditangkap KPK karena korupsi.

Menurut Rocky Gerung orang-orang Partai PDIP sudah banyak melakukan korupsi.

"Karena kalau soal PDIP korupsi itu bukan berita karena ada aja berita di daerah mengenai itu," ujarnya.

Rocky Gerung menyoroti jabatan Juliari Batubara sebagai bendahara PDIP yang bertugas mengumpulkan uang partai.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved