Selasa, 12 Mei 2026

Kesal Sering Dimarahi, Sekuriti di Bali Nekat Tebas Tangan Karyawan hingga Putus

Kesal Sering Dimarahi, Sekuriti di Bali Nekat Tebas Tangan Karyawan hingga Putus

Tayang:
Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com
Ilustrasi pemukulan atau penganiayaan 

BANGKAPOS.COM--Seorang sekuriti berinisial HRN (37) nekat menebas tangan karyawan berinisial S alias A (40) hingga putus.

Pelaku nekat melakukan aksi penganiayaan itu lantaran dendam sering dimarahi oleh korban.

Korban dan pelaku bekerja di sebuah perusahaan di kawasan Benoa, Denpasar, Bali.

 "Kasusnya dilatarbelakangi karena dendam, saat pelaku bertugas sebagai satpam kerap dimarahi korban," ujar sumber kepolisian, Senin (13/12/2020) siang.

Lebih lanjut, dalam keterangan sumber korban yang mengalami penebasan alami luka serius pada bagian tangan kiri yang putus dan punggung robek.

Kasus penganiayaan ini sebelumnya terjadi di halaman perusahaan pada Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 07.30 Wita.

Penyerangan dilakukan secara tiba-tiba terhadap korban yang saat itu baru datang ke TKP dan hendak bekerja.

Korban yang berasal dari Kota Pekanbaru, Riau tidak menyadari aksi yang dilakukan pelaku dan dilakukan langsung di halaman kerjanya.

Menurut sumber, pelaku ternyata sudah lebih dulu mempersiapkan senjata tajam yang ia bawa dan dilancarkan ke arah korban saat tiba di kantor.

Senjata yang diketahui dibawa pelaku dari tempat kosnya di Banjar Ambengan, Pedungan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

"Langsung dipersiapkan untuk melakukan penebasan ke arah korban dan begitu pelaku melihat korban, pelaku langsung mengambil parang dan menebas korban berkali-kali."

"Terlapor sering mengeluh karena masalah tersebut, mungkin dia kesal lalu berniat menghabisi nyawa korban. Begitu melihat korban, ia langsung menebas," lanjut sumber.

"Korban tidak berdaya karena dilakukan secara tiba-tiba, dari kejadian itu tangan kiri korban putus akibat tebasan parang dari pelaku," tambahnya.

Dalam aksi tersebut, korban sempat berusaha kabur namun karena amarah pelaku yang tidak terbendung lagi membuat pelaku terus mengejar dan menebas dari arah belakang korban hingga mengenai punggungnya.

Akibat kejadian itu, korban yang tersungkur dan bersimbah darah, sedangkan karyawan serta petugas sekuriti lainnya yang berada di lokasi berusaha melerai dan menenangkan pelaku.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved