Waspada, Batuk Terus Menerus Bisa Jadi Mengarah Gejala Kanker Paru-Paru, Begini Ciri-Ciri Lainnya
Pada dasarnya, batuk memiliki tujuan yang bermanfaat, yaitu membantu paru-paru membersihkan kuman potensial dan benda berbahaya dari saluran ...
Waspada, Batuk Terus Menerus Bisa Jadi Mengarah Gejala Kanker Paru-Paru, Begini Ciri-Ciri Lainnya
BANGKAPOS.COM -- Anda tentunya pernah yang namanya mengalami batuk. Ya setikdanya sekali salama hidup.
Namun, tahukah Anda, jika batuk terus menerus ternayata bisa mengarah pada gejala kanker paru-paru.
Adapun durasi waktu gejala batuk yang dialami juga bisa berbeda-beda, tergantung pada jenis dan penyebabnya.
Pada dasarnya, batuk memiliki tujuan yang bermanfaat, yaitu membantu paru-paru membersihkan kuman potensial dan benda berbahaya dari saluran pernapasan.
Dalam kebanyakan kasus, obat yang tersedia dan dijual bebas di pasar dapat membantu meredakan iritasi hingga menghilangkan keluhan batuk dalam beberapa kali pemakaian.
Baca juga: Ingat! Inilah 9 Kebiasaan Sepele yang Bikin Ginjal Rusak
Baca juga: 11 Cara Menghilangkan Biang Keringat secara Sederhana, Bisa Coba Gunakan Sederet Bahan Alami Ini
Baca juga: 6 Cara Ampuh Menghilangkan Nyeri Asam Urat dengan Cepat, Visa dijajal di rumah, Lakukan Tips Berikut
Tapi, jika batuk masih bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, bisa jadi itu menunjukkan ada sesuatu yang lebih serius.
Melansir Medical News Today, kondisi itu bisa mengarah pada gejala kanker paru-paru.
Berikut ini adalah ciri-ciri lain batuk yang bisa mengarah pada gejala kanker paru-paru serta informasi berkaitan lainnya.
Tapi sebelumnya, simak terlebih dahulu penyebab batuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Penyebab batuk
Melansir dari Medical News Today, batuk jangka pendek bisa jadi diakibatkan oleh :
- infeksi, seperti pilek, pneumonia, atau bronkitis
- alergi, seperti demam
Baca juga: Heboh Lesti Kejora Masuk 5 Besar Most Beautiful Women 2020, Begini Jelasnya
- terhirup debu, asap, atau kotoran
- kondisi pernapasan jangka panjang, seperti asma atau COPD
Terkadang, batuk jangka pendek bisa berkembang menjadi batuk kronis atau terus-menerus.
Beberapa hal dibawah ini juga menjadi penyebab seseorang mengalami batuk secara terus-menerus, yaitu :
- infeksi saluran pernapasan jangka panjang, seperti bronkitis kronis atau pneumonia
- asma, yang menyebabkan sesak napas, dada sesak, dan mengi
- alergi, seperti demam
- merokok, karena asap dan kotoran lainnya dapat mengiritasi saluran udara
Baca juga: Penjelasan Hukum Merayakan Tahun Baru 2021 Versi Ustaz Abdul Somad, dan Sarannya untuk Umat Muslim
- bronkiektasis, yaitu pelebaran saluran udara di paru-paru
- postnasal drip, yang terjadi ketika lendir memicu batuk dengan menetes ke tenggorokan, biasanya karena flu atau alergi
- penyakit gastroesophageal reflux, dimana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan iritasi
- obat-obatan seperti inhibitor ACE, yang mengobati tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Ciri-ciri batuk karena kanker paru-paru
Ada banyak hal yang menjadi penyebab batuk.
Akan tetapi, batuk secara terus-menerus adalah gejala umum kanker paru-paru pada saat didiagnosis.
Baca juga: Ashanty Curhat Tagihan Kartu Kredit, Biaya Hidup Keluarga Anang Hermansyah di Bali Malah Terkuak
Bagi siapa saja yang mengalami batuk dengan kondisi gejala berikut ini sebaiknya segera menemui dokter :
- lendir atau dahak berwarna darah atau karat
- sesak napas
- nyeri dada
- infeksi seperti bronkitis atau pneumonia yang kambuh atau tidak kunjung sembuh
Batuk yang terjadi dengan kanker paru-paru bisa kering atau basah.
Itu bisa terjadi kapan saja, dan bisa mengganggu tidur di malam hari.
Kebanyakan orang yang mengidap kanker paru-paru memiliki riwayat merokok.
Merokok juga dapat mengiritasi paru-paru dan menyebabkan batuk jangka pendek.
Menghindari atau berhenti merokok dapat mengurangi risiko berbagai kondisi yang melibatkan batuk, termasuk kanker paru-paru.
Gejala kanker paru-paru lainnya
Batuk yang berlangsung terus-menerus atau memburuk bukanlah satu-satunya gejala kanker paru-paru.
Gejala lain dari kondisi ini meliputi:
- mengi dan kesulitan bernapas
- suara serak
- masalah menelan atau berbicara
- kehilangan selera makan
- penurunan berat badan
- kelelahan
- bengkak di wajah atau leher
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah kondisi serius lain yang sering menyerang perokok.
PPOK sendiri termasuk faktor risiko yang signifikan untuk bisa menyebabkan kanker paru-paru.
Kapan harus ke dokter ?
Kebanyakan batuk akan mereda atau hilang dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.
Namun, jika batuk berlangsung lama atau terjadi bersamaan dengan gejala lain, seperti batuk darah atau nyeri dada, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.
Tidak semua orang dengan kanker paru-paru akan mengalami batuk.
Oleh sebab itu, perlu untuk mengunjungi dokter untuk mengetahui apa penyebab batuk sehingga mendapat pengobatan yang tepat.
(Serambinews.com/Yeni Hardika)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Batuk Secara Terus Menerus Bisa Jadi Mengarah pada Gejala Kanker Paru-Paru, Ini Ciri-Ciri Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-batuk-paru.jpg)