Breaking News:

Tak Banyak yang Tahu, Begini Ternyata Rumus Penghitungan Pajak STNK

Denda Pajak Kendaraan Bermotor : Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK belum melakukan perpanjangan maka akan dikenai denda PKB dan denda SWDKLLJ...

KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI
Lembar Pajak STNK (KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI) 

Tak Banyak yang Tahu, Begini Ternyata Rumus Penghitungan Pajak STNK

BANGKAPOS.COM -- Anda tentunya mengetahui jika setiap yang memiliki kendaraan, wajib memiliki STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan. 

Tak hanya itu, STNK juga wajib Anda bawa kemanapun kendaraan itu pergi. 

Adapun hal itu bertujuan agar polisi dapat memeriksa kesesuaian antara nomor kendaraan pada motor dan STNK tersebut.

Isinya, identitas pemilik, identitas kendaraan bermotor, nomor registrasi, dan masa berlaku termasuk pengesahan.

Namun, tidak semua orang mengetahui apa istilah yang tercantum pada STNK.

Baca juga: Bocoran Sinetron Ikatan Cinta 25 Desember 2020 Malam Ini: Masa Lalu Andin Terbongkar?

Baca juga: Turki Beli 50 Juta Dosis Suntikan Sinovac, Sebut Vaksin Sinovac Buatan China 91,25 Persen Efektif

Baca juga: Nathalie Holscher Bikin Guru Heboh saat ambil Rapor Ferdi, Tapi Istri Sule Ditegur Gara-gara Hal Ini

Bahkan, perhitungan pajak dan denda pun bisa dilihat dari dokumen penting tersebut.

Berikut istilah yang tercantum di STNK plus perhitungan pajaknya:

Ilustrasi Arti Istilah di STNK dan Cara Perhitungan Pajaknya | GridOto
Ilustrasi Arti Istilah di STNK dan Cara Perhitungan Pajaknya | GridOto ()

1. BBN KB (Bea Balik Nama kendaraan bermotor).

Besarnya 10 persen dari harga kendaraan (off the road) atau harga faktur untuk kendaraan baru, dan bekas (second) sebesar dua pertiga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved