Sabtu, 11 April 2026

China vs Amerika Memanas, China Siap Perang di Perbatasan Laut Indonesia, Ancaman Perang Dunia III?

China vs Amerika Memanas, China Siap Perang di Perbatasan Laut Indonesia, Ancaman Perang Dunia III?

Eksekutif Marinetime
Kapal-kapal berbendera China 

China vs Amerika Memanas, China Siap Perang di Perbatasan Laut Indonesia, Ancaman Perang Dunia III?

BANGKAPOS.COM -- China dikabarkan benar-benar telah bersiap sedia menghadapi perang besar di wilayah Laut China Selatan.

Adapun ambisi besar Tiongkok lewat Militer China dengan ‘proyek’ di wilayah Laut China Selatan dikhawatirkan membuat wilayah strategis kaya minyak tersebut dikhawatirkan bisa menjadi ajang pertempuran.

Tempat di mana banyak negara Asia Tenggara yang terhimpun dalam ASEAN juga mengklaim wilayah lautnya.

Informasi mengenai kesiapsiagaan China dalam menghadapi perang di wilayah Laut China Selatan tersebut diungkap oleh seorang anggota senat alias Senator di Amerika Serikat.

Dikutip dari laman Kontan.co.id, Kongres Amerika Serikat (AS) saat ini disebut telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Belanja Pertahanan senilai US$ 740 miliar.

Baca juga: Makin Kuat, Militer China Siap Unjuk Gigi, Ini Sederet Kekuatan Tempur baru di Tahun 2021

Baca juga: Sederet Foto Cantik Christine Angelica, Pramugari yang Tewas Dirudapaksa Ternyata Teman Pacquiao

Baca juga: 6 Tokoh ini Berani Kritik Pemerintah China, Lalu Dibungkam & Dipenjara, Apakah Jack Ma dalam Bahaya?

Sebuah anggaran yang terbilang luar biasa, lantaran jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, nilainya setara Rp10,3 kuadriliun.

Uang sebanyak itu, disebut untuk membiayai kebijakan pertahanan pada tahun-tahun mendatang.

RUU tersebut berhasil diloloskan Senat AS pada hari Jumat dengan 81 suara berbanding 14 suara untuk membatalkan veto Presiden AS Donald Trump.

Butuh dua pertiga suara mayoritas kongres untuk membatalkan UU yang telah diveto presiden AS.

Dan ini merupakan pertama kali dilakukan di era Donald Trump. 

Trump keberatan dengan undang-undang tersebut karena membatasi kemampuannya untuk menarik pasukan Amerika dari Afghanistan dan Eropa.

Juga tidak menghapus perlindungan tanggungjawab dari perusahaan media sosial.

Baca juga: Petani vs Serigala, Duel Tangan Kosong Petani Habisi Hewan Buas Tanpa Ampun Usai 2 Anjingnya Dibunuh

Baca juga: Kisah Mantan Anak Punk dengan Wajah Penuh Tato Berhijrah, Tato Pertama Lulus SD, Kini Jadi Muazin

Tercapainya aliansi lintas partai dari anggota Parlemen Partai Demokrat dan Republik menandakan keprihatinan tersendiri dari AS.

Dalam RUU itu, mendorong peningkatan kehadiran militer AS di Samudra Pasifik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved