DB Cooper dan Misteri Pembajakan Pesawat di Amerika Serikat yang Tak Terpecahkan Hingga Hari Ini
Sebuah kisah pembajakan pesawat di Amerika Serikat masih jadi misteri hingga hari ini. Siapa sebenarnya sang pelaku tak pernah terungkap.
Namun tersangka yang paling banyak dipercaya adalah Richard McCoy Jr., seorang veteran Vietnam dan ahli bahan peledak yang pada 1972 membajak sebuah pesawat dengan cara yang hampir identik dengan pembajakan Penerbangan 305 dan lolos dengan USD 500.000.
McCoy ditangkap dan dipenjara karena pembajakan kedua itu, tetapi melarikan diri setelah membuat replika pistol dari sabun.
Dia kemudian ditembak mati oleh agen FBI yang mencoba menangkapnya kembali.
Istrinya kemudian berhasil menggugat dua agen FBI yang menulis buku yang menamainya sebagai “DB Cooper” yang sebenarnya, dan mengklaim bahwa dia adalah komplotannya.
Apakah McCoy Cooper adalah DB Cooper?
Atau apakah tubuh penjahat misterius itu masih di luar sana, menunggu untuk ditemukan di padang gurun tandus di Negara Bagian Washington?
Baca juga: Ada yang Awalnya Pelacur, Ini Dia 3 Bajak Laut Wanita Paling Terkenal di Dunia
Baca juga: Bajak Laut Somalia yang Dikenal Sadis & Ganas Malah Keok Saat Curi Ikan di Laut Taiwan, ini Nasibnya
Baca juga: INGAT Kuis Who Wants To Be a Millionaire? Guru Sejarah Ini Jadi Pemenang Usai Jawab Soal Bajak Laut
Pembajakan Pesawat di Indonesia
Aksi pembajakan pesawat juga pernah terjadi di Indonesia.
Pada 28 Maret 1981, pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia yang dikenal dengan sebutan "Woyla" dibajak oleh kelompok yang menamakan dirinya Komando Jihad.
Dilangsir bangkapos.com dari kompas.com pada berita berjudul Tiga Menit yang Menegangkan dalam Operasi Pembebasan Pesawat Woyla... , rute pesawat saat itu adalah Jakarta-Medan.
Peristiwa pembajakan Ini tercatat sebagai peristiwa terorisme pertama. Hingga saat ini, pembajakan Woyla menjadi satu-satunya aksi terorisme dalam sejarah maskapai penerbangan Indonesia.
Berdasarkan arsip Harian Kompas tanggal 29 Maret 1981, pesawat itu dibajak di udara antara Palembang -Medan sekitar pukul 10.10 WIB. Pesawat yang sempat transit di bandara Talangbetutu, Palembang baru lepas landas menuju Bandara Polonia, Medan.
Namun, pesawat dibelokkan ke arah bandara internasional Penang, Malaysia.
Saat itu, belum terungkap siapa yang membajak pesawat dengan nomor penerbangan 206 itu.
Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) hanya mengungkap, pembajak itu bisa berbahasa Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/db-cooper-dan-misteri-pembajakan-pesawat-di-amerika-serikat-skesta-db-cooper.jpg)