Senjata Kuno Abad ke-7 Ini Mampu Semburkan Api, Disebut-sewbu Dapat Membakar Air

Senjata Kuno Abad ke-7 Ini Mampu Semburkan Api, Disebut-sewbu Dapat Membakar Air

allthatsinteresting.com
Ilustrasi Greek Fire dari permainan Assassin's Creed Revelations 

Dalam satu insiden terkenal di provinsi Palawan pada 14 Desember 1944, tentara Jepang membunuh 139 tawanan perang AS dengan membakar parit tempat orang-orang itu berlindung selama serangan udara. Setelah perang, komandan Jepang di Filipina pada saat jatuhnya Bataan, Jenderal Masaharu Homma, diadili karena kejahatan perang, dihukum, dan dieksekusi oleh regu tembak.

Rakyat Amerika sebaiknya mengingat sejarah mereka sendiri dalam hal perlakuan adil terhadap tawanan perang, jangan sampai kita melakukan tindakan yang, seperti Pawai Kematian Bataan, berfungsi untuk membuat marah musuh, memotivasi pendukungnya, dan mengubah opini dunia melawan. kami.

Pelecehan di penjara Abu Ghraib di Irak pada tahun 2003 dan pernyataan yang dibuat dalam kampanye kepresidenan baru-baru ini yang tampaknya memaafkan penggunaan penyiksaan terhadap tahanan menunjukkan bahwa kita mungkin telah melupakannya.

(*)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Aksi Tanpa Belas Kasihan Jepang Capai Puncaknya di Pawai Kematian Bataan, Ribuan Tentara AS Korban dan juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Jet tempur tak berawak bakal jadi senjata baru Jepang untuk hadapi China dan juga telah tayang di serambinews.com dengan judul Jepang Kembangkan Jet Tempur tanpa Awak, Antisipasi Teknologi Militer China dan juga telah tayang di Intisari-Online.com dengan judul :  Mampu Semburkan Api, Senjata Kuno Abad ke-7 Ini dapat Membakar Air, Semenakjubkan Apa Kecanggihan yang Melampaui Zaman Ini?
 

Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved