Rabu, 3 Juni 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Batal Disuntik Vaksin , Ini Alasannya

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian batal disuntik vaksin covid-19. Hal tersebut setelah dilakukan pemeriksaan atau screening kesehatan.

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Andini Dwi Hasanah
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian saat dilakukan pemeriksaan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian batal disuntik vaksin  jenis sinovac. Hal tersebut setelah dilakukan pemeriksaan atau screening kesehatan.

Siang ini, Jumat (15/1/2021) Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian memang dijadwalkan bersama Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) beserta Forkopimda untuk penyuntikan vaksin perdana di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang.

Datang mengenakan kemeja lengan pendek dan duduk di meja bundaran VIP mengikuti rangkaian acara sebelum penyuntikan bersama Forkopimda lainnya.

Baca juga: Sepasang Kekasih Terbang Pakai Identitas Orang Lain, Apakah Berhak Dapat Santunan Rp 1,25 miliar?

Sopian mendapat giliran penyuntikan setelah Wali Kota Pangkalpinang, usai Molen keluar Sopian menuju meja satu pendaftaran vaksin, dan masih bisa melanjutkan ke meja ke dua.

Namun setelah di meja kedua dilakukan pemeriksaan tensi dan tanya jawab penyakit bawaan diakui Sopian ia tes gula darahnya tinggi sehingga tak bisa dilakukan vaksin.

Dirinya tak bisa lanjut ke meja ke tiga dimana meja tersebutlah yang melakukan penyuntikan vaksin oleh Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan.

Sopian langsung keluar tak memasuki meja ketiga, ketika ditanyai kenapa dirinya tak bisa divaksin Sopian hanya menjawab belum bisa saat ini.

"Belum bisa saat ini, tadi pemeriksaan kadar gula darah saya tinggi, kadar gula 318,"demikian jawab Sopian saat ditanyai Bangkapos.com, Jumat (15/1/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH), menyebutkan hari ini yang disuntikan vaksin pertama kali bersama dengan Wali Kota Pangkalpinang ada 11 orang.

Namun Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian tak dapat menerima suntik vaksin sebab memiliki penyakit premorbid deabetes militus dan tensinya cukup tinggi saat dilakukan pemeriksaan.

"Jadi memang ada 11 sasaran kita dan satu tidak bisa melakukan vaksinisasi, bapak Wakil Wali Kota M. Sopian didapatkan promorbid kencing manis, jadi tidak dapat dilakukan tahapan selanjutnya karena beliau terkena kencing manis atau deabetes militus," ujarnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved