Senin, 15 Juni 2026

Kamboja Berteman dengan China, Kini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Secara Gratis

Kamboja Berteman dengan China, Kini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Secara Gratis

Tayang:
DW INDONESIA
Tampilan vaksin corona yang dikembangkan perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac 

Kamboja Berteman dengan China, Kini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Secara Gratis

BANGKAPOS.COM, BEIJING -- Negara Kamboja akan menerima sumbangan 1 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac secara gratis dari China

Adapun keterangan itu disampaikan PM Kamboja Hun Sen, seraya berterima kasih kepada China, teman mereka.

Kamboja sudah sejak lama menjadi sekutu setia Beijing, dan telah menerima miliaran dollar dalam bentuk pinjaman lunak dan investasi dari China.

Contoh lainnya, saat awal wabah virus corona banyak negara melarang kedatangan orang dari China, tetapi Hun Sen justru menuju Beijing untuk bertemu Xi Jinping guna menguatkan solidaritas.

Kemudian yang terbaru, PM Kamboja itu pada Jumat malam (15/1/2021) mengumumkan, China menawarkan donasi vaksin Sinovac.

Baca juga: Nurdin Ruditia Meninggal Dunia, Nita Thalia Bagikan Potret Bersama Mantan Suami hingga Ucap Hal Ini

Baca juga: Suami Harus Tahu!, Ini 6 Ramuan Alami Berkhasiat Meningkatkan Gairah Seksual Wanita, Dicoba Yuk

Baca juga: Pengamat Sebut Sriwijaya Air SJ 182 Diduga Hendak Berpindah Jalur dan Ada Disorientasi

"Teman China membantu kami dengan 1 juta dosis," kata Hun Sen dalam pesan audio di akun Facebook-nya yang dikutip AFP.

Ia menambahkan, 1 juta dosis vaksin corona Sinovac itu akan dipakai memvaksinasi 500.000 orang.

"Untuk mencegah negara dan orang-orang terinfeksi virus mematikan ini, kamu harus memakai vaksin yang digunakan para pemimpin China dan jutaan orang... Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi," imbuhnya.

Golongan pertama yang akan mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Kamboja adalah tenaga kesehatan, guru, pengawal perdana menteri, dan pejabat di sekeliling raja, katanya.

Vaksin Sinovac juga disuntikkan di Turki pada Jumat (15/1/2021), setelah hasil tes di sana menunjukkan efektivitas 91,25 persen.

Namun hasil uji coba di Brasil tingkat kemanjurannya hanya 50 persen, jauh lebih rendah daripada vaksin virus corona lainnya seperti Moderna, Pfizer-BioNTech, dan AstraZeneca.

Sementara itu uji coba di Indonesua menunjukkan keampuhan 65,3 persen dan sudah disuntikkan ke beberapa orang termasuk Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Sekelompok Pemburu Hantu ini Lari Terbirit Birit Setelah Buka Lemari Es di Rumah Kosong, Melihat ini

Baca juga: Masihkah Anda Mimpi Motor Murah Rp 6-7 Jutaan di Indonesia?

Kamboja mencatatkan angka kasus Covid-19 yang rendah, sejauh ini hanya 436 kasus, tetapi menurut para pakar itu karena jumlah pengujian yang rendah.

Selain Kamboja, Beijing juga menawarkan Myanmar 300.000 dosis vaksin Sinovac, yang dijanjikan oleh Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved