Kamboja Berteman dengan China, Kini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Secara Gratis
Kamboja Berteman dengan China, Kini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Secara Gratis
Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan
Tim dari World Health Organization (WHO) akhirnya menyelidiki kembali virus corona di China.
Tim ahli dari WHO dilaporkan telah mendarat di Wuhan, China pada Kamis (14/01).
Mereka akan kembali melaksanakan misi yang telah lama tertunda: menyelidiki asal usul virus corona.
Lembaga penyiaran pemerintah Cina CGTN menunjukkan kedatangan pesawat mereka dari Singapura.
Baca juga: Nisan Syekh Ali Jaber Ditulis Tangan Kaligrafi Internasional Bersanad Rasulullah, Syekh Beleid
Baca juga: Resep Lezatnya Kue Jeruk, Kaya Vitamin C, Antioksidan, Enak dan Sederhana Ala Rumahan, Sehat Lho
Penyelidikan oleh tim ahli ini diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.
Peter ben Embarek, ketua tim ahli untuk misi tersebut mengatakan bahwa mereka akan memulai pekerjaan dengan menjalankan karantina terlebih dahulu selama dua minggu di sebuah hotel.
Hal ini sesuai dengan persyaratan perbatasan yang diberlakukan oleh Cina.
“Dan kemudian setelah dua minggu, kami akan dapat bertemu dengan rekan-rekan kami dari Cina secara langsung dan pergi ke berbagai lokasi yang ingin kami kunjungi,” katanya.
Dia memperingatkan bahwa misi ini “bisa menjadi sebuah perjalanan yang sangat panjang sebelum mendapatkan pemahaman penuh tentang apa yang sebetulnya terjadi.”
Beijing berpendapat bahwa meskipun Wuhan adalah lokasi dari kasus pertama yang terdeteksi, belum tentu virus itu berasal dari sana.
“Saya kira kita tidak akan langsung mendapatkan jawaban yang jelas setelah misi awal ini, tetapi kami akan tetap bekerja,” tambah Embarek.
“Idenya adalah untuk mendapatkan kemajuan dari sejumlah studi yang telah dirancang dan diputuskan beberapa bulan lalu agar kita bisa lebih memahami apa yang terjadi,” katanya.
Baca juga: Doa & Pesan Terakhir Syekh Ali Jaber Seperti Jadi Firasat dan Momen Romantis Terakhirnya Sama Istri
Perjalanan tim ahli dari WHO ini baru terealisasi lebih dari setahun setelah pandemi bermula.
Hal ini telah memicu ketegangan politik atas tuduhan bahwa Beijing berusaha menggagalkan misi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tampilan-vaksin-corona-yang-dikembangkan.jpg)