Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan

Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan

THINKSTOCK.COM
Ilustrasi Mandi__ Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan 

Dengan menggunakan produk kulit dan rambut setiap hari, menurut Hamblin, keseimbangan antara minyak di kulit dan bakteri terganggu.

"Bila Anda sering mandi, Anda menghancurkan ekosistem," tulisnya di artikel dalam The Atlantic tahun 2016.

"Ekosistem ini berkembang cepat namun kecenderungannya lebih menguntungkan mikroba yang memproduksi bau."

Namun, menurut dokter ini, dengan tidak mandi, ekosistem mencapai posisi stabil dan berhenti mengeluarkan bau tak enak.

"Baunya tidak seperti air mawar namun Anda tidak bau busuk juga."

"Baunya seperti orang saja," kata Hamblin.

Menerangkan bau

Dalam wawancara dengan majalah BBC Science Focus pada Agustus 2020, Hamblin ditanya apakah dia mungkin saja "bau busuk" namun orang-orang tak enak untuk memberitahukan kepada dia.

Hamblin mengatakan ia mengatakan kepada para koleganya dan juga teman-teman untuk tak ragu-ragu bila memang dia bau.

Pada tahap inilah dia sampai pada kesimpulan bahwa tubuhnya tidak mengeluarkan bau tak enak.

Hamblin mengatakan aroma yang dikeluarkan tubuhnya disukai istrinya dan diterima orang lain.

Namun apakah Hamblin memang benar-bentar tak mandi sama sekali?

Ia mengatakan masih mandi bila merasa "sangat kotor" atau setelah berolahraga.

Tetapi ia juga mengklaim ia dapat menghilangkan minyak di tubuh "dengan menggosok memakai tangan dan sekali-kali menyisir rambut."

Keputusan Hamblin untuk berhenti mandi bukan hanya suatu eksperimen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved