Rabu, 27 Mei 2026

Presiden Jokowi Beri Pesan Khusus kepada Joe Biden dan Kamala Harris yang Baru Dilantik

"Selamat @JoeBiden dan @KamalaHarris atas pelantikan Anda sebagai Presiden ke-46 dan Wakil Presiden ke-49 Amerika Serikat.

Tayang:
Penulis: Teddy Malaka | Editor: Teddy Malaka
Instagram @jokowi
Presiden RI Joko Widodo beri ucapan selamat untuk Joe Biden 

5. Memperpanjang jeda untuk pembayaran pinjaman pelajar dan bunga untuk rakyat AS dengan pinjaman pelajar federal hingga setidaknya 30 September.

6. Bergabung kembali dengan Paris Agreement. Proses ini setidaknya akan memakan waktu sekitar 30 hari.

7. Mencabut izin pembangunan pipa minyak Keystone XL. Biden juga mengarahkan pihak berwenang untuk meninjau dan membatalkan lebih dari 100 keputusan Trump yang berefek buruk terhadap lingkungan.

8. Membatalkan Komisi 1776 warisan pemerintahan Trump, mengarahkan pemerintahannya untuk memastikan kesetaraan rasial.

9. Mencegah diskriminasi di tempat kerja atas dasar orientasi seksual atau identitas gender.

10. Warga non-Amerika ikut disensus.

11. Memperkuat Defered Action for Childhood Arrivals (DACA). Program ini bertujuan melindungi imigran yang masuk ke AS saat masih anak-anak.

12. Mencabut Muslim Travel Ban yang diterapkan pada pemerintahan Trump. Biden membatalkan larangan perjalanan ke 13 negara yang sebagian besar populasinya mayoritas Muslim.

13. Membatalkan perluasan penegakan imigrasi yang telah diterapkan oleh pemerintahan Trump di AS.

14. Menyetop pembangunan tembok perbatasan dengan menghentikan deklarasi darurat nasional yang digunakan untuk mendanai pembangunan itu.

15. Memperpanjang penangguhan deportasi dan izin kerja bagi warga negara Liberia dengan tempat berlindung yang aman di AS hingga 30 Juni 2022.

16. Mewajibkan pejabat eksekutif untuk menandatangani janji etika yang melarang mereka bertindak untuk kepentingan pribadi dan mengharuskan mereka untuk menjunjung independensi Kementerian Kehakiman.

17. Mengarahkan Direktur Office Management Budget (OMB) untuk mengembangkan rekomendasi untuk memodernisasi tinjauan peraturan dan membatalkan proses persetujuan peraturan Trump. (bangkapos.com/kompas.com)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved