Ditembak Polisi Kena Kepala, DPO Kasus Judi Tewas, Keluarga Ngamuk Serang Kantor Polsek Sungai Pagu

massa mendatangi Mapolsek sekitar pukul 15.30 WIB setelah penangkapan yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia

Editor: Hendra
NET
Ilustrasi: kantor polisi 

BANGKAPOS.COM, PADANG, -  Tak terima DPO judi tewas ditembak, kantor Polsek Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat diserang massa.

Diduga para pelaku yang ngamuk menyerang ini merupakan keluarga korban meninggal dunia saat ditangkap polisi.

"Iya, keluarganya marah. Sekitar 200 orang datang. Kaca pecah dilempari dari jauh,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com, Rabu (27/1/2021).

Menurut Stefanus, massa mendatangi Mapolsek sekitar pukul 15.30 WIB setelah penangkapan yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia.

"Tindakan tegas dilakukan karena tersangka melakukan perlawanan," kata Stefanus.

BACA JUGA:

--> Cinta Ditolak Pelajar SMP, Pedagang Rudapaksa Gadis Belia, Tewas Lehernya Dijerat Tali Sweater

Stefanus mengatakan salah seorang anggota kepolisian pun mengalami luka di bagian tangan akibat terkena sabetan golok tersangka.

DPO kasus judi, ditembak karena melawan

Tersangka, kata Stefanus merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi.

"Tapi kasusnya bukan hanya judi, banyak seperti pemerasan dan pengancaman,” kata Stefanus.

Tersangka berinisial DG yang meninggal dunia tertembak di bagian kepala.

BACA JUGA;

--> Napi Lapas Merah Palembang Atur Jaringan Narkoba International, BNN Temukan 171 Kg Sabu dan Ekstasi

Tersangka tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok Selatan.

Saat ditangkap tersangka menyerang anggota kepolisian dengan menggunakan senjata tajam sehingga tersangka harus dilumpuhkan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi", 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved