Breaking News:

Napi Lapas Merah Palembang Atur Jaringan Narkoba International, BNN Temukan 171 Kg Sabu dan Ekstasi

Ia diduga kuat adalah otak dari peredaran narkoba jaringan internasional yang memasok sabu dan ekstasi ke seluruh wilayah Indonesia

Editor: Hendra
Ilustrasi: Sabu-sabu 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG, --  Badan Narkotika Nasional ( BNN) berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional yang melibatkan narapidana di dalam lapas.

Napi tersebut diketahui berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merah Mata Kelas 1 Palembang, Sumatera Selatan.

Ia berinisial DS dan ikut terlibat dalam penyelundupan sabu sebanyak 171 kilogram dan puluhan ribu pil ekstasi yang digagalkan oleh Badan Narkotika Nasional ( BNN) pada Sabtu (23/1/2021) kemarin.

Napi itu diduga kuat adalah otak dari peredaran narkoba jaringan internasional yang memasok sabu dan ekstasi ke seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Lapas Kelas 1 Palembang Kardiyono mengatakan, DS merupakan warga binaan mereka yang sudah mendekam atas kasus narkoba sejak 2016 lalu.

BACA BERITA INI JUGA:

--> Prostitusi Online Gadis Belia, Mucikari Cari Pelanggan di FB, Jaringan Jakarta Dibongkar di Sidoarjo

"DS ini divonis 17 tahun penjara dan merupakan warga luar Sumsel," kata Kardiyono, Rabu (27/1/2021).

Menurut Kardiyono, mereka saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak BNN terkait keterlibatan DS dalam jaringan pemasok narkoba.

Bahkan, DS pun telah diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

"Apa yang diperlukan oleh aparat penegak hukum akan kita bantu, kita bekerja sama untuk mengungkap ini," ujarnya.

Untuk meminimalisir kejadian berulang, pihak Lapas Kelas 1 Palembang pun menggelar razia scara mendadak ke seluruh ruang sel tahanan.

Hasilnya, mereka mendapatkan 40 handphone serta ratusan sendok serta karter yang telah dimodifikasi menjadi senjata tajam.

BACA BERITA INI JUGA;

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved