Waspadai 14 Gejala Intoleransi Gluten yang Bisa Menyebabkan Gejala Meluas
Intoleransi gluten adalah kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk mencerna protein gluten
BANGKAPOS.COM - Intoleransi gluten adalah kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk mencerna protein gluten.
Intoleransi gluten ini masih menimbulkan gejala yang cukup ringan, demikian melansir Hello Sehat.
Bila seseorang telah mengalami intolerasin gluten yang parah, maka kondisi tersebut disebut dengan penyakit celiac.
Gluten sendiri adalah jenis protein yang biasanya ditemukan dalam gandum, jelai (barley), dan gandum hitam (rey).
Sekadar diketahui, berbagai bahan makanan ini terkadang sulit dihindari karena kerap diolah menjadi berbagai sajian, seperti mi, pasta, kue kering, sereal gandum, termasuk roti, dan pastry.
Pada umumnya, gluten aman untuk dikonsumsi.
Tetapi, pada orang dengan intoleransi terhadap gluten, masalah kesehatan bisa jadi muncul setelah mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa tersebut.
Gejala intoleransi gluten
Penyakit celiac adalah bentuk intoleransi gluten yang paling parah.
Penyait celiac adalah penyakit autoimun yang memengaruhi sekitar 1 persen populasi dan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan.
Namun, 0,5-13 persen orang mungkin juga memiliki sensitivitas gluten non-celiac, bentuk intoleransi gluten yang lebih ringan yang masih dapat menyebabkan masalah.
Kedua bentuk intoleransi gluten dapat menyebabkan gejala yang meluas, banyak di antaranya tidak ada hubungannya dengan pencernaan.
Berikut ini adalah tanda dan gejala utama intoleransi gluten:
1. Perut kembung
Perut kembung adalah saat Anda merasa perut Anda membesar atau penuh dengan gas setelah Anda makan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pasti-bisa-membuat-mi-ayam-jamur-nikmat-dan-sehat-untuk-keluarga-di-rumah.jpg)