Breaking News:

Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian Pesilat, Kompol Aditya Sudah Dua Tahun Terbaring tak Berdaya

Ia menjadi korban pengeroyokan para pendekar silat di Wonogiri saat melaksanakan tugasnya melerai perkelahian

Editor: Iwan Satriawan
ist
Perwira polisi berpangkat Kompol, Aditya Mulya terbaring tak berdaya setelah jadi korban pengeroyokan saat melerai pertikaian dua kelompok silat di Wonogiri pada 2019. 

BANGKAPOS.COM - Kompol Aditya Mulya hingga saat ini masih terbaring tak berdaya akibat pengeroyokan sejumlah pendekar silat dua tahun lalu.

Ia menjadi korban pengeroyokan para pendekar silat di Wonogiri saat melaksanakan tugasnya melerai perkelahian dua kelompok silat.

Saat itu, Aditya Mulya, sedang mejabat Kasat Reskrim Polres Wonogiri.

Saat itu lah pengeroyokan terjadi.

Perwira polisi berpangkat Komppol, Aditya Mulya terbaring tak berdaya setelah jadi korban pengeroyokan saat melerai pertikaian dua kelompok silat di Wonogiri pada 2019.
Perwira polisi berpangkat Kompol, Aditya Mulya terbaring tak berdaya setelah jadi korban pengeroyokan saat melerai pertikaian dua kelompok silat di Wonogiri pada 2019. (ist)

Dua tahun sudah kasus pengeroyokan Kompol Aditya Mulya berlalu.

Mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Kompol Aditya Mulya Ramdhani sampai saat ini kondisinya belum pulih sepenuhnya.

Kompol Aditya sempat kritis setelah menjadi korban pengeroyokan massa saat mengamankan perkelahian perguruan silat, 8 Mei 2019.

Hampir dua tahun berjalan, kini kondisi Kompol Aditya Mulya Ramdhani (36) hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Kronologis

Aditia adalah korban pengeroyokan kelompok perguruan pencak silat Persaudaraan Silat Hati Terate (PSHT).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved