Asam Lambung
Awas, dalam Beberapa Kasus, Asam Lambung Sebabkan Sejumlah Komplikasi, Ada yang Bisa Jadi Serius
Orang yang mengalami refluks asam lambung lebih dari dua kali seminggu mungkin menderita GERD
BANGKAPOS.COM - GERD (gastroesophageal reflux disease)
atau dikenal dengan istilah penyakit refluks asam lambung adalah kondisi di mana asam lambung beserta isi lambung naik ke esofagus atau kerongkongan, hingga menimbulkan iritasi pada dinding esofagus dan nyeri ulu hati.
Kondisi ini membuat penderitanya merasa kembung, terasa asam di rongga mulut akibat asam lambung yang naik, bagian dada serta tenggorokan terasa nyeri dan tersumbat, cegukan, bersendawa, batuk kering, hingga sulit untuk menelan makanan.
Melansir alodokter.com, beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya GERD adalah kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, teh dan kopi; suka merokok; tidur setelah makan; dan kelebihan berat badan.
Meskipun GERD sendiri bukan kondisi yang mengancam nyawa, penyakit ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan komplikasi yang lebih serius jika tidak ditangani.
Gejala GERD
Melansir Mayo Clinic, refluks asam ringan atau sesekali biasanya tidak perlu dikhawatirkan.
Meskipun dapat menyebabkan ketidaknyamanan sementara, hal itu tidak menimbulkan risiko kesehatan yang besar.
Orang yang mengalami refluks asam lambung lebih dari dua kali seminggu mungkin menderita GERD, suatu kondisi yang berhubungan dengan lebih banyak gejala dan komplikasi.
Gejala umum GERD di antaranya meliputi:
* Bau mulut
* Batuk
* Kesulitan menelan (disfagia)
* Heartburn
* Gangguan pencernaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-asam-lambung.jpg)