Kamis, 23 April 2026

Ketahui Jenis, Gejala, Penyebab, dan Komplikasi Diabetes

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh dan berbagai komplikasi berbahaya

Editor: suhendri
freepik
Ilustrasi diabetes 

2. Sering kencing dan lebih sering merasa haus

Jika biasanya orang dewasa normal kencing sekitar 4 hingga 7 kali dalam 24 jam, maka penderita diabetes lebih sering.

Ini karena tubuh menyerap glukosa saat melewati ginjal.

Ketika glukosa dalam darah naik, maka ginjal akan membuangnya melalui urine.

Sedangkan untuk menghasilkan urine, Anda perlu lebih banyak minum.

Hal tersebut membuat penderita diabetes lebih sering haus dan kencing.

3. Mulut kering dan kulit gatal

Karena tubuh perlu banyak cairan untuk kencing lebih sering, maka kelembapan tubuh akan berkurang. Akibatnya, Anda mungkin akan mengalami dehidrasi dan mulut terasa kering.

Selain itu, karena kelembapan yang berkurang, kulit akan terasa lebih gatal.

4. Penglihatan kabur

Perubahan cairan tubuh tersebut juga dapat membuat penglihatan kabur.

Cairan tubuh yang berkurang membuat lensa mata membengkak.

Akibatnya lensa mata berubah bentuk dan sulit fokus.

Baca juga: Penderita Diabetes Penting Menjaga Kadar Gula dalam Darah, Ini 5 Makanan yang Harus Diwaspadai

Selain gejala awal tersebut, ada perbedaan gejala pada pria dan wanita.

Pada pria dengan diabetes mungkin akan mengalami penurunan gairah seksual, disfungsi ereksi, dan penurunan kekuatan otot.

Sedangkan pada wanita, juga bisa mengalami infeksi saluran kemih (ISK), infeksi ragi vagina, kulit kering, serta gatal.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab diabetes sangat bergantung pada jenis diabetes yang diidap seseorang.

1. Diabetes tipe 1

Sejauh ini penyebab diabetes tipe 1 masih tidak dapat dipastikan.

Pada beberapa kasus, diabetes tipe 1 terjadi karena autoimun, yang entah bagaimana kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan penghasil insulin di pankreas.

Selain itu, gen juga mungkin berpengaruh pada kasus diabetes tipe 1.

Dengan kata lain, jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan diabetes maka faktor risikonya lebih meningkat.

Virus juga dapat memicu serangan sistem kekebalan tubuh yang berkembang menjadi diabetes tipe 1.

2. Diabetes tipe 2

Penyebab diabetes tipe 2 merupakan kombinasi dari faktor genetik dan gaya hidup.

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Kelebihan berat badan, terutama bagian perut, membuat sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin.

Di samping itu, risiko akan meningkat jika Anda

* kelebihan berat badan

* berusia 45 tahun atau lebih

* riwayat keluarga dengan diabetes

* memiliki gaya hidup kurang aktif

* pernah mengalami diabetes gestasional

* memiliki pra-diabetes atau diabetes ambang

* memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan trigliserida tinggi

3. Diabetes gestasional

Jenis diabetes yang terjadi pada ibu hamil ini disebabkan oleh perubahan hormon.

Plasenta menghasilkan hormon yang membuat sel-sel tubuh wanita hamil kurang sensitif terhadap insulin.

Inilah yang membuat gula darah tinggi selama kehamilan.

Selain itu, perempuan yang kelebihan berat badan saat hamil atau terlalu banyak menambah berat badan selama hamil juga lebih rentan mengalami diabetes gestasional.

Faktor risiko yang perlu diwaspadai:

* kelebihan berat badan

* berusia lebih dari 25 tahun

* pernah mengalami diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya

* riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2

* menderita polycystic ovary syndrome (PCOS)

Komplikasi

Diabetes atau gula darah yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan organ dan jaringan tubuh.

Itu karena makin tinggi kadar gula darah dan makin lama menderita diabetes maka akan memperbesar risiko komplikasi.

Beberapa komplikasi yang mungkin berkembang akibat diabetes di antaranya:

* penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke

* neuropati

* neropati retinopati dan kehilangan penglihatan

* kehilangan pendengaran

* kerusakan pada kaki seperti infeksi

* kerusakan kondisi kulit

* depresi

* demensia

Sedangkan pada diabetes gestasional, kondisi yang membahayakan ibu dan bayi juga mungkin terjadi.

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi pada diabetes gestasional di antaranya:

* kelahiran prematur

* bayi lahir dengan berat badan berlebih

* meningkatkan risiko diabetes tipe 2

* gula darah rendah

* bayi mengalami penyakit kuning

* bayi meninggal dalam kandungan

Selain itu, ibu juga mungkin mengalami preeklampsia.

Kemungkinan kelahiran dengan operasi caesar juga lebih besar.

Perawatan Diabetes

Diabetes adalah kondisi seumur hidup.

Dengan kata lain, Anda harus melakukan perawatan seumur hidup.

Lalu, bagaimana perawatan yang baik terhadap diabetes?

Merangkum dari NHS, jika Anda didiagnosis menderita diabetes maka harus menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, dan melakukan tes darah rutin untuk memastikan gula darah tetap seimbang.

Anda juga bisa menggunakan kalkulator indeks massa tubuh (IMT) untuk memeriksa apakah berat badan Anda normal dan sehat.

Selain itu, bagi penderita diabetes tipe 1 maka harus melakukan suntikan insulin teratur selama sisa hidup mereka.

Namun, pada penderita diabetes tipe 2 maka mungkin diperlukan obat berbentuk tablet. (Kompas.com/Resa Eka Ayu Sartika)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Diabetes: Jenis, Gejala, Penyebab, Komplikasi, dan Perawatan

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved